BUMA Internasional (DOID) Berpotensi Kantongi Dividen Khusus Asiamet US$ 41 Juta



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT BUMA Internasional Grup Tbk (DOID) berpotensi menerima dividen khusus dari Asiamet Resources Limited setelah perusahaan tambang tersebut menyelesaikan penjualan seluruh kepemilikannya di Indokal Limited.

Direktur BUMA Internasional Grup Dian Paramita menjelaskan, pada 9 September 2026, Asiamet mengumumkan, penyelesaian transaksi penjualan seluruh kepemilikannya di Indokal kepada Norin Mining (Hong Kong) Limited.

“Setelah penyelesaian transaksi tersebut, Direksi Asiamet menyetujui pembagian dividen khusus sebesar US$ 93 juta kepada para pemegang saham Asiamet,” tulis Dian dalam keterbukaan informasi yang dipublikasikan, Jumat (11/9/2026).


Baca Juga: Suku Bunga ECB dan Yield US Treasury Naik, Dana Asing ke Indonesia Diprediksi Volatil

Dengan kepemilikan 44,15% di Asiamet, BUMA secara proporsional berpotensi memperoleh dividen sekitar US$ 41,06 juta dari pembagian dividen khusus tersebut. Nilai tersebut belum memperhitungkan pajak atau penyesuaian lainnya.

Adapun Indokal merupakan anak usaha yang sepenuhnya dimiliki Asiamet. Indokal memiliki 100% kepemilikan pada proyek Kalimantan Surya Kencana (KSK), yang menjadi bagian dari transaksi penjualan tersebut.

Pembagian dividen khusus dilakukan setelah transaksi penjualan Indokal kepada Norin Mining rampung. Sementara itu, Asiamet belum menentukan waktu pembayaran dividen khusus kepada para pemegang sahamnya.

 
DOID Chart by TradingView

Lebih lanjut, Dian memastikan transaksi Asiamet tidak memberikan dampak material terhadap kegiatan operasional, aspek hukum, kondisi keuangan, maupun kelangsungan usaha BUMA.

 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News