JAKARTA. PT Bumi Citra Permai Tbk masih harus bersabar untuk melantai di bursa. Hingga kini, Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam) belum merilis izin efektif penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) mereka.Perusahaan properti ini berharap, Bapepam-LK bisa menerbitkan izin itu pada 24 Desember 2008. Dengan begitu, mereka bisa langsung menggelar IPO. Targetnya, Bumi Citra bisa mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 14 Januari 2009.Bumi Citra akan melepas 350 juta saham atau sekitar 33,3% dari modal disetor dan ditempatkan. "Harga penawaran book building yang kami lakukan sejak awal bulan ini sekitar Rp 105 hingga Rp 120 per saham," kata Direktur Investment Banking Overseas Securities Rudy Tuahunse, selaku penjamin emisi (underwriter) IPO, kemarin.
Bumi Citra Masih Tunggu Izin IPO Bapepam
JAKARTA. PT Bumi Citra Permai Tbk masih harus bersabar untuk melantai di bursa. Hingga kini, Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam) belum merilis izin efektif penawaran umum saham perdana atau initial public offering (IPO) mereka.Perusahaan properti ini berharap, Bapepam-LK bisa menerbitkan izin itu pada 24 Desember 2008. Dengan begitu, mereka bisa langsung menggelar IPO. Targetnya, Bumi Citra bisa mencatatkan saham perdananya di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 14 Januari 2009.Bumi Citra akan melepas 350 juta saham atau sekitar 33,3% dari modal disetor dan ditempatkan. "Harga penawaran book building yang kami lakukan sejak awal bulan ini sekitar Rp 105 hingga Rp 120 per saham," kata Direktur Investment Banking Overseas Securities Rudy Tuahunse, selaku penjamin emisi (underwriter) IPO, kemarin.