KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) menyiapkan strategi ekspansi produksi emas jangka menengah dengan mengandalkan proyek tambang bawah tanah di Blok 1 Poboya, Palu. Emiten grup Bakrie ini memproyeksikan lonjakan signifikan produksi emas mulai 2028, seiring beralihnya sumber bijih dari tambang terbuka ke tambang bawah tanah (underground mining). Direktur BRMS Herwin W. Hidayat mengatakan, saat ini produksi emas BRMS masih berasal dari kegiatan penambangan terbuka dengan kadar bijih (grade) emas rata-rata sekitar 1,5 gram per ton (g/t). Lokasi penambangan masih terfokus di area Blok 1 Poboya.
Bumi Resources Minerals Proyeksikan Produksi Emas Naik Tiga Kali Lipat pada 2028
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bumi Resources Minerals Tbk (BRMS) menyiapkan strategi ekspansi produksi emas jangka menengah dengan mengandalkan proyek tambang bawah tanah di Blok 1 Poboya, Palu. Emiten grup Bakrie ini memproyeksikan lonjakan signifikan produksi emas mulai 2028, seiring beralihnya sumber bijih dari tambang terbuka ke tambang bawah tanah (underground mining). Direktur BRMS Herwin W. Hidayat mengatakan, saat ini produksi emas BRMS masih berasal dari kegiatan penambangan terbuka dengan kadar bijih (grade) emas rata-rata sekitar 1,5 gram per ton (g/t). Lokasi penambangan masih terfokus di area Blok 1 Poboya.
TAG: