KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Dua emiten Grup Sinar Mas melakukan transaksi afiliasi sebesar Rp 3,1 triliun. PT Bumi Serpong Damai Tbk (
BSDE) menjual lahan ke perusahaan afiliasinya, PT Dian Swastatika Sentosa Tbk (
DSSA). Melalui entitas anak, PT Surya Inter Wisesa (SIW), BSDE menandatangani Perjanjian Pengikatan Jual Beli Tanah Kavling (PPJB) dengan PT SMPlus Cakrawala Cipta Gemilang (SMCCG) pada tanggal 26 Oktober 2026. SIW merupakan Badan Usaha Pembangun dan Pengelola (BUPP) Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Edukasi, Teknologi dan Kesehatan Internasional Banten (KEK ETKI), yang ditetapkan melalui Peraturan Pemerintah Nomor 38 Tahun 2024 pada 7 Oktober 2024.
Baca Juga: Bumi Serpong Damai (BSDE) Catat Marketing Sales Rp 7,53 Triliun per Kuartal III 2026 KEK ETKI dikembangkan sebagai kawasan strategis yang mengintegrasikan empat sektor utama, yaitu edukasi, layanan kesehatan, digital dan ekonomi kreatif, guna mendukung investasi serta mendorong pertumbuhan ekonomi berkelanjutan. Sementara, SMCCG merupakan anak usaha DSSA. Transaksi tersebut merupakan transaksi afiliasi lantaran SIW SMCCG merupakan pihak terafiliasi, karena adanya hubungan keluarga antarpemilik manfaat akhir. PPJB itu mencakup perikatan jual beli tanah kavling milik SIW kepada SMCCG seluas sekitar 166.261 meter persegi dengan nilai Rp 3,1 triliun. Lahan tersebut terletak di D-Hub Special Economic Zone, BSD City, Kecamatan Pagedangan, Kabupaten Tangerang, Provinsi Banten. Melalui PPJB ini, SIW mengoptimalkan pemanfaatan aset tanah sebagai bagian dari upaya pengembangan ekosistem bisnis di KEK ETKI. Hermawan Wijaya, Direktur BSDE mengatakan, langkah ini diharapkan dapat mendukung pertumbuhan aktivitas usaha di kawasan tersebut, meningkatkan nilai tambah aset, serta memberikan manfaat jangka panjang bagi SIW dan BSDE.
Baca Juga: Laba Bersih Salim Ivomas (SIMP) Naik 45% ke Rp 2,05 Triliun per September 2026 BSDE senantiasa mendorong pengelolaan aset dan pengembangan usaha entitas anak dengan mengedepankan prinsip kehati-hatian, penerapan tata kelola perusahaan yang baik, serta penciptaan nilai jangka panjang bagi BSDE, SIW dan para pemangku kepentingan. “Melalui langkah ini, SIW diharapkan dapat terus memperkuat pengelolaan portofolio asetnya dan mendukung strategi pertumbuhan BSDE secara berkelanjutan,” ujarnya dalam keterbukaan informasi tanggal 29 Oktober 2026. Sementara, Manajemen DSSA bilang, transaksi tersebut untuk mendukung penyediaan lokasi baru bagi pengembangan layanan pusat data.
Pengembangan ini diharapkan dapat memperkuat kesiapan ekspansi, memperluas jangkauan pasar, dan memastikan tersedianya fondasi infrastruktur yang relevan dengan kebutuhan bisnis.
Baca Juga: Bhineka Inovasi (BIKE) Kantongi Kontrak Proyek PLTMG 200 MW Senilai Rp 3,8 Triliun “Perseroan berharap bahwa transaksi tersebut dapat memperkuat fondasi ekspansi bisnis pusat data SMCCG melalui penyediaan lokasi yang mendukung pengembangan kapasitas dan perluasan jangkauan layanan, meningkatkan kesiapan perseroan melalui entitas anak dalam menangkap peluang pertumbuhan pasar, memperkuat daya saing, dan mendukung penciptaan nilai usaha secara berkelanjutan,” ungkapnya dalam prospektus tanggal 29 Oktober 2026. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News