Bumi Serpong Damai (BSDE) Raih Marketing Sales Rp 2,54 triliun pada Kuartal I-2026



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mencatatkan prapenjualan atau marketing sales sebesar Rp 2,54 triliun per kuartal I-2026, setara dengan 25% dari target tahunan sebesar Rp 10 triliun. 

Pencapaian ini juga tumbuh 5% secara tahunan (yoy), dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya sebesar Rp 2,43 triliun.

Kinerja tersebut didorong oleh kontribusi kuat dari segmen residensial sebesar Rp 1,23 triliun (49%), diikuti segmen komersial sebesar Rp 944,14 miliar (37%), serta lain-lain sebesar Rp 364,39 miliar (14%). 


Baca Juga: BSDE Catat Marketing Sales Rp 10,04 Triliun Sepanjang 2025, Ini Rekomendasi Sahamnya

Direktur BSDE, Hermawan Wijaya, menilai bahwa kinerja awal tahun ini menunjukkan bahwa minat pasar tetap terjaga, terutama pada proyek-proyek dengan lokasi strategis dan konsep terintegrasi.

“Kami melihat bahwa permintaan properti, khususnya di segmen residensial, masih cukup resilien. Hal ini didukung oleh kebutuhan hunian yang tetap kuat serta kepercayaan konsumen terhadap kawasan mandiri terintegrasi seperti BSD City,” ujar Hermawan, dalam keterangannya, Senin (4/5/2026).

Segmen residensial tetap menjadi pendorong utama, didukung oleh proyek-proyek unggulan di BSD City seperti Nava Park, Hiera, The Armont Residences, Eonna, Terravia, Vireya, serta peluncuran klaster baru “Izzi”.

 
BSDE Chart by TradingView

Selain itu, proyek di Grand Wisata Bekasi, Kota Wisata Cibubur dan Grand City Balikpapan juga memberikan kontribusi positif terhadap prapenjualan. 

Baca Juga: Bumi Serpong Damai (BSDE) Catat Marketing Sales Rp 10,04 Triliun Sepanjang 2025

Sementara itu, segmen komersial, penjualan ruko mendominasi dengan kontribusi Rp 584,60 miliar, diikuti kavling komersial Rp 246,67 miliar dan apartemen Rp 112,87 miliar.

Penjualan apartemen didukung oleh proyek seperti The Elements, Southgate dan Aerium di Jakarta, serta Akasa dan Upper West di BSD City. 

Secara geografis, BSD City tetap menjadi tulang punggung dengan kontribusi sekitar 71% terhadap total prapenjualan, menegaskan daya tarik kawasan mandiri yang terintegrasi dan terus berkembang. 

Ke depan, BSDE melihat peluang tetap terbuka seiring potensi stabilisasi suku bunga serta berbagai insentif yang dapat mendorong daya beli masyarakat.

Baca Juga: Bumi Serpong Damai (BSDE) Bidik Prapenjualan Rp 10 Triliun

“Kami optimistis dapat mencapai target prapenjualan tahun 2026 sebesar Rp10,00 triliun, dengan tetap mengedepankan strategi peluncuran produk yang prudent, memperkuat jaringan pemasaran, serta didukung oleh program penjualan nasional kami “Royal Key” yang relevan dengan kondisi pasar,” tutup Hermawan. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News