Bumi Serpong Damai (BSDE) Umumkan Pembayaran Kupon, Simak Rinciannya



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Emiten properti PT Bumi Serpong Damai Tbk (BSDE) mengumumkan pembayaran kupon surat utang.

Dalam keterbukaan informasi tanggal 22 Juni 2026, surat utang tersebut adalah Obligasi Berkelanjutan IV Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2025 Seri A, Obligasi Berkelanjutan IV Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2025 Seri B, Obligasi Berkelanjutan IV Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2025 Seri C, Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2025 Seri A, Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2025 Seri B, dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2025 Seri C

Untuk Obligasi Berkelanjutan IV Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2025 Seri A bernilai Rp 562,5 juta dengan tingkat bunganya sebesar 6%. Obligasi Berkelanjutan IV Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2025 Seri B bernilai pokok Rp 2,64 miliar tingkat bunganya 6,5%. Obligasi Berkelanjutan IV Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2025 Seri A bernilai Rp 5,06 miliar dengan tingkat bunganya 6,75%.


Baca Juga: Bumi Serpong Damai (BSDE) Absen Bagi Dividen Tahun 2025, Ini Alasannya

Lalu, Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2025 Seri A tingkat bunganya memiliki nilai Rp 750 juta dengan bagi hasil 6%. Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2025 Seri B bernilai Rp 2,43 miliar dengan bagi hasilnya 6,5%, dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2025 Seri C bernilai Rp 5,06 miliar dengan bagi hasilnya 6,75%.

Sekretaris Perusahaan BSDE, Ricardo Arif Dharmawan mengatakan, seluruh mata uang surat utang itu adalah rupiah. Tanggal pembayarannya pada 23 Juni 2026.

“Perseroan telah menempatkan total dana pembayaran bunga ke-3 Obligasi Berkelanjutan IV Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2025 Seri A-C dan Sukuk Ijarah Berkelanjutan II Bumi Serpong Damai Tahap I Tahun 2025 seri A-C ke rekening pembayaran PT Kustodian Sentral Efek Indonesia pada tanggal 19 Juni 2026,” ujarnya dalam keterbukaan informasi.

Baca Juga: Ekspansi Township dan Insentif Pajak Perkuat Prospek BSDE, Ini Rekomendasi Analis

Melansir RTI, saham BSDE ada di level Rp 565 per saham pada Senin (22/6/2026) pukul 14.30 WIB. Sahamnya sudah turun 20,98% dan terkoreksi 37,57% year to date (YTD).

Dalam pemberitaan sebelumnya, BSDE memutuskan untuk absen membagikan dividen dari tahun buku 2025. Dalam RUPST yang digelar pada 17 Juni 2026, pemegang saham telah menyetujui penetapan penggunaan laba bersih tahun buku 2025 sebesar Rp2,55 triliun yang dialokasikan untuk dana cadangan sebesar Rp2,00 miliar.

“Sedangkan sisanya sebesar Rp2,54 triliun dibukukan sebagai laba ditahan untuk memperkuat modal kerja dan mendukung pengembangan usaha BSDE,” kata Hermawan Wijaya, Direktur BSDE, dalam keterbukaan informasi, Kamis (18/6/2026). 

Hermawan mengatakan, BSDE memandang bahwa penguatan struktur permodalan melalui pencatatan sebagian besar laba bersih sebagai laba ditahan merupakan langkah strategis untuk mendukung pengembangan proyek-proyek baru. 

Kemudian juga memperkuat land bank serta menjaga fleksibilitas keuangan BSDE dalam menangkap peluang usaha yang dapat menciptakan nilai tambah berkelanjutan bagi para pemegang saham.

Baca Juga: Prospek Kinerja BSDE di 2026 Solid, Marketing Sales Rp 10 Triliun Berpotensi Tercapai

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News