KONTAN.CO.ID - Badan Usaha Milik Negara (BUMN) PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau PT PELNI, membuka rekrutmen tenaga medis. Pada awal tahun 2026 ini, perusahaan membuka peluang karier bagi para dokter untuk mengisi posisi Dokter Kapal Penumpang guna memastikan standar pelayanan kesehatan di atas armada tetap terjaga. Langkah rekrutmen ini menjadi bagian penting dari upaya korporasi dalam meningkatkan aspek keselamatan dan kenyamanan penumpang.
Kualifikasi dan Persyaratan Pelamar
PT PELNI menetapkan kriteria yang ketat bagi calon pelamar posisi dokter kapal. Hal ini dilakukan untuk menjamin bahwa tenaga medis yang bertugas mampu menangani berbagai situasi darurat medis secara mandiri di tengah laut. Mengutip informasi dari laman resmi karier PT PELNI, berikut adalah rincian persyaratan yang harus dipenuhi oleh para calon pelamar:- Wajib memiliki Surat Tanda Registrasi (STR) dan Surat Izin Praktik (SIP) yang masih berlaku atau aktif.
- Memiliki sertifikat tambahan seperti Advanced Cardiac Life Support (ACLS), Advanced Trauma Life Support (ATLS), atau Basic Trauma Cardiac Life Support (BTCLS).
- Berusia maksimal 45 tahun terhitung per tanggal 31 Januari 2026.
- Bersedia melengkapi sertifikasi Standards of Training, Certification, and Watchkeeping (STCW) setelah dinyatakan lulus seleksi akhir.
- Bersedia hadir secara fisik untuk mengikuti tahapan seleksi luar jaringan (offline) di Kantor Pusat PT PELNI, Jakarta Pusat, sesuai kebutuhan panitia.
Prosedur Pendaftaran dan Jadwal Seleksi
Proses pendaftaran dilakukan sepenuhnya secara digital melalui kanal komunikasi resmi perusahaan. Hal ini bertujuan untuk mempermudah akses bagi tenaga medis dari seluruh wilayah Indonesia yang ingin berkontribusi pada BUMN pelayaran nasional ini. Dilansir dari situs resmi karier perusahaan, berikut adalah panduan pendaftaran bagi para pelamar:- Akses portal resmi melalui alamat karir.pelni.co.id.
- Siapkan dokumen pendukung dalam format digital (PDF atau gambar) sesuai instruksi di laman tersebut.
- Pastikan pendaftaran dilakukan sebelum batas akhir pada tanggal 19 Januari 2026.
- Pantau status lamaran secara berkala melalui akun pendaftaran masing-masing.