JAKARTA. Dana simpanan di perbankan yang tidak masuk dalam program penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) terus membesar. Dana di atas Rp 2 miliar terus membesar. Berdasarkan data LPS per November 2011, dana nasabah tajir tersebut mencapai Rp 1.366 triliun. Angka itu tumbuh tumbuh 24% dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 1.097 triliun. Kepala Eksekutif LPS, Firdaus Djaelani mengatakan, dana nasabah di atas Rp 2 miliar meningkat, karena jumlah orang kaya di Indonesia bertambah. Selain itu, ada perbankan yang masih bandel, tidak mematuhi kemauan Bank Indonesia (BI), yakni memberikan iming-iming suku bunga tinggi. "Juga kemungkinan ada bank yang memberikan hadiah menarik kepada nasabah. Makanya, BI perlu mengkaji kemungkinan itu," kata Firdaus, Minggu (25/12). Bank sentral selama ini menekankan agar bank efisien dengan menurunkan biaya dana. Salah satunya, menurunkan suku bunga deposito.
Bunga tinggi, dana nasabah kaya naik 24%
JAKARTA. Dana simpanan di perbankan yang tidak masuk dalam program penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) terus membesar. Dana di atas Rp 2 miliar terus membesar. Berdasarkan data LPS per November 2011, dana nasabah tajir tersebut mencapai Rp 1.366 triliun. Angka itu tumbuh tumbuh 24% dibandingkan periode sama tahun lalu yang sebesar Rp 1.097 triliun. Kepala Eksekutif LPS, Firdaus Djaelani mengatakan, dana nasabah di atas Rp 2 miliar meningkat, karena jumlah orang kaya di Indonesia bertambah. Selain itu, ada perbankan yang masih bandel, tidak mematuhi kemauan Bank Indonesia (BI), yakni memberikan iming-iming suku bunga tinggi. "Juga kemungkinan ada bank yang memberikan hadiah menarik kepada nasabah. Makanya, BI perlu mengkaji kemungkinan itu," kata Firdaus, Minggu (25/12). Bank sentral selama ini menekankan agar bank efisien dengan menurunkan biaya dana. Salah satunya, menurunkan suku bunga deposito.