Setelah bebas dari penjara pada Maret tahun lalu, nama Burhanuddin Abdullah nyaris tak terdengar. Usut punya usut, ternyata, mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) itu sekarang duduk di kursi Rektor Institut Manajemen Koperasi Indonesia (Ikopin), Bandung. Kok bisa? Ceritanya begini. Selepas mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung selama dua tahun, Burhanuddin membentuk Masyarakat Koperasi Indonesia (MKI). Sejatinya, banyak tawaran untuk mendirikan partai politik dan organisasi kemasyarakatan, tapi tak dia gubris. Sejurus kemudian, ada petinggi Yayasan Pendidikan Koperasi (YPK), pengelola Ikopin, yang mengajaknya untuk mendaftar menjadi rektor perguruan tinggi yang berdiri tahun 1982 silam itu. Gayung pun bersambut. “Saya mau karena proses pemilihannya transparan,” kata pria kelahiran Garut, Jawa Barat, 10 Juli 1947 ini.
Burhanuddin Abdullah: Dari pejabat menjadi rektor
Setelah bebas dari penjara pada Maret tahun lalu, nama Burhanuddin Abdullah nyaris tak terdengar. Usut punya usut, ternyata, mantan Gubernur Bank Indonesia (BI) itu sekarang duduk di kursi Rektor Institut Manajemen Koperasi Indonesia (Ikopin), Bandung. Kok bisa? Ceritanya begini. Selepas mendekam di Lembaga Pemasyarakatan Sukamiskin, Bandung selama dua tahun, Burhanuddin membentuk Masyarakat Koperasi Indonesia (MKI). Sejatinya, banyak tawaran untuk mendirikan partai politik dan organisasi kemasyarakatan, tapi tak dia gubris. Sejurus kemudian, ada petinggi Yayasan Pendidikan Koperasi (YPK), pengelola Ikopin, yang mengajaknya untuk mendaftar menjadi rektor perguruan tinggi yang berdiri tahun 1982 silam itu. Gayung pun bersambut. “Saya mau karena proses pemilihannya transparan,” kata pria kelahiran Garut, Jawa Barat, 10 Juli 1947 ini.