MOMSMONEY.ID - Isu burnout dan trauma mata menjadi perhatian serius di dunia kerja modern. Tuntutan pekerjaan yang semakin tinggi, tekanan untuk selalu produktif, dan risiko kecelakaan kerja mengancam kesehatan dan keselamatan para pekerja. Burnout atau kelelahan kronis akibat stres kerja dapat menurunkan produktivitas, mengganggu kesehatan mental, dan bahkan menyebabkan penyakit fisik. Sementara trauma mata, yang sering terjadi di lingkungan kerja industri, dapat mengakibatkan gangguan penglihatan permanen hingga kebutaan.
Untuk mencegah burnout, Gabriella menyarankan karyawan untuk melakukan pemeriksaan kesehatan berkala, perusahaan untuk membangun budaya suportif, dan menciptakan sistem dukungan untuk karyawan yang mengalami burnout. Selain burnout, seminar ini juga membahas isu trauma mata di tempat kerja, yang disampaikan oleh Andreas Surya Anugrah, dokter Spesialis Mata. Ia menjelaskan, trauma mata dapat menyebabkan penurunan ketajaman penglihatan hingga kebutaan, dan sering terjadi akibat kecelakaan kerja yang melibatkan benda tumpul atau tajam. "Di tempat kerja, hal itu terjadi baik akibat mata terkena benda tumpul hingga benda tajam," jelasnya. Andreas menekankan pentingnya penggunaan alat pelindung diri (APD) seperti kacamata pelindung, serta edukasi dan pelatihan keselamatan yang komprehensif. Ia juga menyebutkan bahwa sebagian besar kasus trauma mata terkait kerja memerlukan tindakan operasi.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News