Bursa Amerika melesat ditopang QE Uni Eropa



NEW YORK. Bursa Amerika Serikat kembali mencetak kenaikan untuk hari keempat pada perdagangan Kamis (22/1). Indeks melesat didorong oleh keputusan stimulus bank sentral Eropa (ECB).

Indeks Standard & Poor's melonjak 1,5% menjadi 2.0633,33. Saham-saham perbankan dan transportasi melaju di tengah hasil kinerja yang di atas perkiraan pasar.

Dow Jones Industrial Average menanjak 259,7 poin atau 1,5% menjadi 17.813,98. Indeks Russell 2000 juga melaju 2,1%, terbesar sejak 17 Desember.


Sebanyak 7,7 miliar saham berpindah tangan pada perdagangan kemarin, 15% di atas rata-rata harian tiga bulan terakhir.

Pasar kemarin bersemangat didorong perluasan stimulus ECB. Presiden ECB Mario Draghi kemarin mengatakan, akan menambah anggaran program pembelian aset termasuk efek swasta dan negara sampai € 60 miliar (US$ 69 miliar) per bulan. Pembelian ini akan berlanjut sampai September 2016.

ECB juga menggunakan quantitative easing, dan akan membeli obligasi pemerintah dengan nilai mencapai € 1,1 triliun.

"ECB akhirnya datang dan memberi program stimulus yang material. Itu membawa harapan Eropa sedang berada di jalur yang benar," kata Todd Lowenstein, manajer di Highmark Capital Management pada Bloomberg.

Bank sentral AS Federal Reserve menggunakan tiga kali QE untuk memompa pasar sejak 2009 dan telah selesai pada tahun lalu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia