Bursa AS ambil nafas setelah rally 7 pekan



NEW YORK. Bursa Amerika Serikat (AS) menutup perdagangan dengan pelemahan, Senin (8/12). Penurunan saham-saham energi menyeret Wall Street meninggalkan level rekornya. 

Standard & Poor's 500 turun 0,7% dan ditutup di 2.060,31 pada pukul 16:00 waktu New York. Dow Jones Industrial Average terpeleset 106,31 poin atau 0,6% menadi 17.852,48. 

Sedangkan Russel 2000 Index yang memperdagangkan saham-saham lebih kecil merosot 1,3%. 


"Pasar harus beristirahat. Tidak banyak dana investasi di pasar hari ini," kata Ron Anari, Senior Vice President Trading di ICAP Plc pada Bloomberg. Dia bilang, penurunan harga minyak mentah dunia baik untuk sektor konsumer AS tapi bisa menjadi indikasi pelambatan ekonomi global. 

S&P 500 terkoreksi setelah menoreh kenaikan tujuh pekan berturut-turut. Acuan ini akhir pekan lalu diperdagangkan 18,4 kali dari laba, dan menjadi valuasi termahalnya sejak tahun 2009.

Enam dari 10 grup di S&P melorot kemarin. Saham-saham sektor energi melorot 3,9% kemarin di AS, dan grup ini ditutup dengan level terendah sejak April 2013. Exxon Mobil Corp dan Chevron Corp ditutup dengan pelemahan lebih dari 2,2%, dan menyeret Dow ke bawah. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia