Bursa AS memerah di hari pertama April



NEW YORK. Pasar saham Wall Street memerah pada perdagangan Senin (Selasa pagi WIB), hari pertama perdagangan bulan April dan kuartal kedua, karena investor mempertimbangkan sejumlah laporan ekonomi.

Indeks Dow Jones Industrial Average turun 13,01 poin atau 0,06 % menjadi ditutup pada 20.650,21 poin. Sementara itu, indeks S&P 500 kehilangan 3,88 poin atau 0,16 % menjadi berakhir di 2.358,84 poin dan indeks komposit Nasdaq berkurang 17,06 poin atau 0,29 % menjadi 5.894,68 poin.

Indeks manufaktur, juga dikenal sebagai indeks pembelian manajer (PMI), tercatat 57,2 pada Maret, di atas perkiraan pasar 57, tetapi menurun sebesar 0,5 persentase poin dari angka bulan sebelumnya 57,7, Institute for Supply Management (ISM) mengatakan dalam laporannya pada Senin (3/4).


"Survei kuat lainnya dari manufaktur AS, menunjukkan mereka memiliki kuartal pertama lebih baik dari kuartal keempat tahun lalu" kata Jay Morelock, seorang ekonom di FTN Financial, dalam sebuah catatan.

Sementara itu, belanja konstruksi AS selama Februari datang pada tingkat tahunan yang disesuaikan secara musiman 1.192,8 miliar dollar AS, 0,8 % di atas perkiraan Januari yang direvisi, Departemen Perdagangan mengumumkan pada Senin (3/4).

Perdagangan juga akan terus memantau risalah dari Federal Reserve AS dan laporan penggajian atai "payroll" non pertanian Maret pada akhir pekan ini.

Ketiga indeks membukukan keuntungan yang mantap pada kuartal pertama, dengan S&P 500 ditutup menguat 5,5 %. Namun, tidak pasti apakah reli tersebut akan berkelanjutan dalam beberapa bulan mendatang.

Para analis mengatakan tampaknya ada peningkatan kekhawatiran bahwa reformasi pajak, belanja infrastruktur dan deregulasi Trump bisa membutuhkan waktu lebih lama dari yang diperkirakan untuk disetujui parlemen AS.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto