KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Asia kompak melemah pada perdagangan pagi hari ini. Kamis (12/3/2026) pukul 08.21 WIB, indeks Nikkei 225 melemah 1,12% ke 54.408,76. Sejalan, indeks Hang Seng dibuka melemah 0,69% ke 25.719,47. Sementara itu, indeks Taiex terlihat turun 1,05% menjadi 33.756,25 dan indeks Kospi melemah 0,45% ke 5.584,86. Sementara itu, indeks ASX 200 melemah 1,29% ke 8.630,8. Di sisi lain, FTSE Straits Times melemah 0,13% ke 4.857,44 dan FTSE Malay KLCI turun 0,79% ke 1.695,36.
Pasar Asia-Pasifik kompak melemah karena investor bergulat dengan harga minyak yang bergejolak dan meningkatnya ketegangan di Timur Tengah, bahkan setelah AS dan sekutunya mengumumkan pelepasan darurat cadangan minyak mentah yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk menenangkan pasar energi.
Baca Juga: Intip Saham-Saham yang Banyak Diborogn Asing Saat IHSG Terkoreksi Rabu (11/3) Badan Energi Internasional (IEA) berencana untuk melepaskan 400 juta barel minyak menyusul gangguan pasokan akibat perang Iran, tindakan terbesar dalam sejarah organisasi tersebut. IEA tidak menetapkan jadwal kapan stok tersebut akan masuk ke pasar. AS akan melepaskan 172 juta barel minyak dari Cadangan Minyak Strategis untuk membantu menurunkan biaya energi, kata Menteri Energi Chris Wright pada Rabu (11/3/2026) malam di AS. Pengumuman ini datang setelah Presiden Donald Trump mengatakan sebelumnya pada hari itu bahwa ia akan menggunakan Cadangan Minyak Strategis untuk menekan harga energi. Harga West Texas Intermediate naik lebih dari 6% menjadi US$ 92,91 per barel di pagi ini (12/3/2026). Semalam di AS, indeks Dow Jones Industrial Average turun karena investor terus mengamati perkembangan perang AS-Iran dan harga minyak.
Baca Juga: Cermati Rekomendasi Saham Emiten Emas yang Terkoreksi Saat Harga Emas Melonjak Indeks 30 saham tersebut kehilangan 289,24 poin, atau 0,61%, untuk ditutup pada 47.417,27. Indeks S&P 500 turun tipis 0,08% menjadi 6.775,80, sementara Nasdaq Composite naik tipis 0,08% menjadi 22.716,13. Harga minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) naik lebih dari 4% menjadi $87,25 per barel pada hari Rabu. Minyak mentah Brent naik sekitar 4,8% menjadi $91,98 per barel. Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News