Bursa Asia bergerak di dua arah



KONTAN.CO.ID - TOKYO. Bursa Asia bergerak di dua arah pada Selasa (28/11) pagi. Pasar saham Asia mencari arah pergerakan setelah bursa Wall Street ditutup variatif.

Mengutip CNBC, Nikkei 225 dibuka turun 0,52%. Pelemahan saham Jepang dipicu penguatan yen Jepang. Saham eksportir di sektor produsen mobil dan teknologi mayoritas melemah di awal sesi. Saham, sektor energi juga melorot karena penurunan harga minyak mentah.

Di Korea, indeks Kospi juga melandai 0,04% pada awal perdagangan. Saham teknologi blue-chip memperpanjang penurunan. Samsung Electronics turun 0,84%, setelah kemarin ditutup melemah lebih dari 5%. Tekanan pada saham teknologi mengimbangi penguatan pada saham manufaktur dan keuangan.


Berbeda dengan bursa Australia. Indeks S&P/ASX 200 membalikkan kerugian di awal dengan kenaikan 0,14%. Saham sektor perdagangan menguat, terutama peritel, sehingga mengimbangi penurunan saham tambang.

Pasar Asia bergerak di dua zona, lantaran tidak ada sentimen absolut yang mendukung pasar. Sebab, bursa Amerika Serikat ditutup bervariasi, semalam. Dow Jones naik tipis, namun Nasdaq dan S&P 500 berakhir turun. Penguatan saham peritel tidak cukup kuat menyokong pasar yang tengah mengantisipasi voting di Senat terkait draf UU perpajakan pada Kamis mendatang.

Sentimen dari pasar komoditas juga tidak kuat. Meski harga emas menguat, namun harga minyak tumbang dari level tertinggi dua tahun.  Sedangkan, dollar AS bergerak menguat tipis terhadap mata uang utama.

Indeks dollar naik ke level 92,89 pukul 08.20 waktu Hong Kong dibandingkan kemarin di sekitar 92,7

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dupla Kartini