Bursa Asia dibuka di dua zona



KONTAN.CO.ID - TOKYO. Bursa Asia bergerak di dua zona pada Kamis (2/11) pagi. Pasar saham Asia variatif mengekor pergerakan indeks di Wall Street yang juga bervariasi pada Rabu malam.

Mengutip CNBC, indeks Nikkei 225 naik tipis 0,08% pada awal perdagangan, setelah mencapai level tertinggi sejak 1996 di sesi sebelumnya.

Di Korea, indeks Kospi turun 0,24%. Saham teknologi blue chip turun tipis. Samsung Electronics turun 0,31% dan SK Hynix terkoreksi 1,76%.


Sementara, indeks S&P/ASX 200 turun 0,04%. Laju sektor pertambangan diimbangi penurunan sektor keuangan. Saham perusahaan tambang menguat setelah harga besi naik pada Rabu. Rio Tinto menguat 1,99%, Fortescue Metals naik 4,38% dan Atlas Iron melonjak 6,25%.

Namun, saham National Australia Bank turun 2,59%, setelah perusahaan menyebutkan biaya diperkirakan akan meningkat antara 5%-8% untuk tahun fiskal 2018 dan 4.000 pekerjaan di perusahaan akan terkena dampak upaya otomasi.

Sentimen pasar tidak cukup kuat. Pasar saham Amerika mencatatkan indeks Dow Jones dan S&P 500 naik, tapi Nasdaq terkoreksi.

Namun, investor juga mencerna keputusan The Fed yang mempertahankan suku bunga tetap stabil. Keputusan ini sesuai ekspektasi pasar, di mana kenaikan bunga diperkirakan baru terjadi pada Desember. Bank Sentral AS juga memandang aktivitas ekonomi di AS tumbuh dengan solid.

Pasar juga masih mengantisipasi Ketua The Fed yang akan terpilih. Presiden Donald Trump akan mengumumkannya pada Kamis waktu setempat. Spekulasi yang berkembang, Trump akan menunjuk Gubernur Fed Jerome Powell untuk menjadi ketua bank sentral berikutnya.

Dari pasar komoditas, hari ini, harga minyak stabil setelah turun di pasar Amerika, Rabu malam. Sedangkan, dollar AS sedikit melandai ke level 94,63, setelah naik ke level 94,82 semalam.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Dupla Kartini