Bursa Asia disemangati data China



SIDNEY. Bursa Asia berbalik arah menguat di Selasa sore (13/1). Data ekonomi China yang melampaui perkiraan pasar dan kenaikan saham-saham bank Malaysia mendongkrak acuan bursa kawasan.

Indeks acuan MSCI Asia Pacific menguat 0,2% menjadi 138,04 pada pukul 16:03 waktu Hong Kong. Pagi tadi, bursa kawasan melorot terseret penurunan harga minyak mentah dunia yang saat ini sudah melorot ke bawah US$ 45 per barel.

"Memang fluktuatif, tapi kita lihat pasar saham berusaha meningkat berkebalikan dengan apa yang terjadi di sisi komoditas," kata Jason Teh dari Investors Mutual Ltd di Sidney.


Hari ini China mengumumkan ekspor Desember nai 9,7%, melampaui perkiraan pasar naik 6%. Shanghai Composite Index di China menanjak 0,2%, sementara Hang Seng di Hong Kong meloncat 0,8%.

Sementara itu, saham CIMB Group Holdings Bhd menguat 14% setelah seorang sumber mengatakan, bank akan membatalkan rencana merger dengan RHB Capital Bhd. KLCI Index di Kuala Lumpur menguat 0,78%.

Di beberapa negara lain, bursa melemah. Misalnya Indeks Topix di Jepang melorot 0,4%. Indeks Kospi di Korea Selatan terkoreksi 0,2%. Sedangkan indeks S&P/ASX 200 Index jatuh 0,3%, seiring dengan penurunan Indeks NZX di Selandia baru sebesar 0,5%. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Sanny Cicilia