SYDNEY. Saham-saham Asia anjlok untuk pertama kali dalam tiga hari ini lantaran harga komoditi anjlok dan dolar AS melemah sehingga mengurangi prospek pendapataan produsen kendaraan asal Jepang di seluruh dunia. "Kita telah menggelinding denga luar biasa dalam beberapa bulan terakhir," kata Tim Schroeders, dari Pengana Capital Ltd. di Melbourne. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi kita harusnya lebih besar sehingga akan meningkatkan prediksi yang telah bergulir di pasar. Sedikit kekecewaan akan menggiring saham-saham anjlok secara signifikan. Sepertiga dari 457 perusahaan-perusahaan di MSCI Asia Pacific Index yang telah melaporkan hasil kuartalannya telah membabat prediksi analis; sementara itu 17% di antaranya tak sesuai dengan prediksi analis. Laporan pendapatan yang lebih baik dari hitungan analis sekaligus laporan perekonomian di seluruh dunia telah membuat saham-saham menanjak sejak Maret 2009 lalu. Hal ini juga telah membuat nilai perusahaan-perusahaan MSCI Asia Pacific berada di level yang cukup tinggi dalam empat bulan terakhir ini sebanyak 25 kali. Nikkei 225 anjlok 0,78%, Hang Seng Indeks anjlok 2,43%, Kospi Index turun 1,35%, Starits Times Index anjlok 0,70%, IHSG meluruh 1,31%.
Bursa Asia Merah
SYDNEY. Saham-saham Asia anjlok untuk pertama kali dalam tiga hari ini lantaran harga komoditi anjlok dan dolar AS melemah sehingga mengurangi prospek pendapataan produsen kendaraan asal Jepang di seluruh dunia. "Kita telah menggelinding denga luar biasa dalam beberapa bulan terakhir," kata Tim Schroeders, dari Pengana Capital Ltd. di Melbourne. Menurutnya, pertumbuhan ekonomi kita harusnya lebih besar sehingga akan meningkatkan prediksi yang telah bergulir di pasar. Sedikit kekecewaan akan menggiring saham-saham anjlok secara signifikan. Sepertiga dari 457 perusahaan-perusahaan di MSCI Asia Pacific Index yang telah melaporkan hasil kuartalannya telah membabat prediksi analis; sementara itu 17% di antaranya tak sesuai dengan prediksi analis. Laporan pendapatan yang lebih baik dari hitungan analis sekaligus laporan perekonomian di seluruh dunia telah membuat saham-saham menanjak sejak Maret 2009 lalu. Hal ini juga telah membuat nilai perusahaan-perusahaan MSCI Asia Pacific berada di level yang cukup tinggi dalam empat bulan terakhir ini sebanyak 25 kali. Nikkei 225 anjlok 0,78%, Hang Seng Indeks anjlok 2,43%, Kospi Index turun 1,35%, Starits Times Index anjlok 0,70%, IHSG meluruh 1,31%.