Bursa Asia naik tipis Kamis (25/3) pagi, saat saham teknologi dilanda aksi jual



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa saham Asia-Pasifik naik tipis pada perdagangan Kamis (25/3) pagi. Meskipun saham teknologi terpukul menyusul aksi jual di Wall Street semalam.

Melansir CNBC, indeks Nikkei 225 naik 0,66% dan indeks Topix naik 1,09%. Indeks Kospi Korea Selatan naik 0,24%.

Saham di Australia naik lebih tinggi karena S & P / ASX 200 naik 0,31%. Indeks MSCI Asia Pasifik di luar Jepang diperdagangkan sedikit berubah.


Saham pembuat smartphone China Xiaomi akan dicermati oleh investor hari ini setelah perusahaan pada hari Rabu melaporkan kenaikan laba bersih kuartal keempat 36,7%.

Laba bersih yang disesuaikan untuk tiga bulan yang berakhir pada 31 Desember mencapai sekitar 3,2 miliar yuan (sekitar US$ 490 juta). Angka ini di atas ekspektasi analis sebesar 2,9 miliar yuan, menurut Reuters.

Investor juga memantau saham teknologi lainnya di kawasan regional. Di Jepang, saham Softbank Group turun lebih dari 2%. Pembuat chip Korea Selatan SK Hynix juga merosot 0,37%.

Baca Juga: Wall Street memerah, S&P 500 tergelincir terseret saham-saham teknologi

Pergerakan itu terjadi setelah saham-saham teknologi dilanda aksi jual di bursa Amerika Serikat (AS) semalam, dengan Nasdaq Composite jatuh 2,01% menjadi 12.961,89.

Indeks S&P 500 juga turun 0,55% menjadi ditutup pada 3.889,14 dan Dow Jones Industrial Average merosot 3,09 poin ke 32.420,06.

Sementara itu, indeks dolar AS, yang melacak greenback terhadap sekeranjang rekan-rekannya, berada di 92,595 setelah naik dari level di bawah 92 pada awal pekan.

Yen Jepang diperdagangkan pada 108,82 per dolar, lebih lemah dari level di bawah 108,6 melawan greenback yang terlihat awal pekan ini.

Harga minyak lebih rendah pada perdagangan Asia pagi hari, dengan minyak mentah Brent turun 0,48% menjadi US$ 64,10 per barel. Sedangkan, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 0,7% menjadi US$ 60,75 per barel.

Selanjutnya: Berpeluang melemah, ini saham yang layak dicermati untuk hari ini (25/3)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto