Bursa Asia pun berseri, isu Brexit mereda



HONG KONG. Bursa saham Asia berseri, Jumat (17/6) memangkas penurunan mingguan terbesar lebih dari sebulan terakhir menyusul mata uang yen menghentikan kenaikan selam lima hari ini. Sementara itu, muncul spekulasi bahwa U.K. tidak akan memilih untuk meninggalkan Uni Eropa (Brexit).

Indeks MSCI Asia Pacific rebound 0,7 % ke level 126,44 pada pukul 16:23 sore waktu Hong Kong. Di mana indeks acuan tersebut menuju kerugian mingguan sebesar 2,9 % di tengah kekhawatiran atas kebijakan bank sentral dan kekhawatiran atas kemungkinan Brexit.

Pembunuhan seorang anggota parlemen U.K pada hari Kamis (16/6) memunculkan spekulasi bahwa Inggris bisa menjadi lebih cenderung untuk memilih untuk bertahan di Uni Eropa pada keputusan referendum pekan depan.


Sentimen ini pun memberi angin segar bagi pasar saham. Indeks Stoxx Europe 600 naik 1,4% pukul 08:23 waktu London, sementara indeks U.K. FTSE 100 naik 1%.

Indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,5 % dan Jepang Topix menguat 0,8 % , rebound dari level terendah empat bulan. "Pasar dollar - yen telah tenang sedikit. Fakta bahwa saham AS telah meningkat juga merupakan penarik untuk ekuitas Jepang,” kata Shunichi Otsuka, analais Ichiyoshi Securities Co di Tokyo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto