Bursa Asia toreh penurunan bulanan di November



HONG KONG. Bursa Asia membukukan penurunan bulanan pertama sejak Agustus lalu. Melihat data yang dihimpun Bloomberg, pada pukul 21.05 waktu Hong Kong kemarin (29/11), indeks MSCI Asia Pacific naik 0,1% menjadi 142,01. Volume transaksi perdagangan dalam dua bulan terakhir sudah anjlok setelah indeks acuan regional ini melaju hingga 6,4% pada September.

Indeks Topix Jepang turun 0,2% kemarin. Sedangkan indeks Nikkei Jepang turun 0,4%. Sementara itu, indeks Hang Seng Hong Kong naik 0,4%, Shanghai Composite Index China naik 0,1%, indeks Taeix Taiwan naik 0,5%, dan indeks Strait Times Singapura turun 0,3%. Kenaikan juga terlihat pada S&P BSE Sensex India yang melompat 1,3%.Sementara, indeks NZX 50 Selandia Baru turun 0,3% dan indeks Kospi Korea Selatan tak banyak mencatatkan perubahan. Penurunan juga terjadi pada indeks S&P/ASX 200 Australia sebesar 0,3%.Pergerakan sejumlah saham turut mempengaruhi bursa Asia. Beberapa di antaranya yakni: GrainCorp anjlok 22%, Panasonic Corp turun 2,1%, dan Ruoyo Electro Corp naik 9,4%."Saya rasa pergerakan transaksi saham akan mengikuti langkah window dressing fund manager ketimbang berita spesifik tertentu. Fakta yang ada, volume transaksi akan menurun di kuartal empat dan kita akan segera memasuki musim liburan," jelas Evan Lucas, market strategist IG Ltd.

Sekadar tambahan informasi, indeks MSCI Asia Pacific sudah melompat 9,8% di sepanjang tahun ini. Sedangkan pada November, indeks acuan di kawasan regional turun 0,6%. Nah, di sepanjang pekan ini, indeks MSCI Asia naik 0,6%. 


Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie