KONTAN.CO.ID - Bursa saham Australia menguat ke level tertinggi hampir satu bulan pada perdagangan Rabu (15/7/2026), didorong oleh kenaikan saham sektor perbankan dan pertambangan setelah data inflasi Amerika Serikat (AS) lebih rendah dari perkiraan serta laporan kinerja bank-bank besar AS yang solid. Melansir
Reuters, indeks acuan S&P/ASX 200 naik 0,7% menjadi 8.868,30 poin pada pukul 00.08 GMT. Posisi tersebut menjadi level tertinggi sejak 19 Juni, setelah indeks bergerak tanpa arah yang jelas pada dua sesi sebelumnya.
Baca Juga: Argentina Harus Kuasai Bola untuk Kalahkan Inggris di Semifinal Piala Dunia 2026 Meredanya tekanan inflasi di Amerika Serikat serta kinerja positif sektor perbankan AS mengalihkan perhatian investor dari ketegangan geopolitik yang masih berlangsung antara Washington dan Teheran. Salah satu pendorong utama penguatan datang dari sektor pertambangan. Rio Tinto mencatatkan, kenaikan penjualan bijih besi sebesar 7% pada kuartal II 2025, melampaui estimasi Visible Alpha berkat kinerja operasional yang kuat. Saham Rio Tinto naik 1,5% dan menyentuh level tertinggi dalam sepekan. Secara keseluruhan, indeks sektor pertambangan melonjak 2,2%, menjadi yang tertinggi sejak 7 Juli.
Baca Juga: Argentina Kembali Pakai Jersey Biru Tua Lawan Inggris, Tuchel Pahami Faktor Takhayul Kenaikan tersebut didorong oleh menguatnya harga bijih besi setelah eskalasi konflik di Selat Hormuz meningkatkan biaya pengiriman, ditambah konfirmasi aksi mogok kerja di fasilitas Port Hedland milik BHP yang memicu kekhawatiran terhadap pasokan. Saham BHP melesat 3,7%, menuju kenaikan harian terbaik dalam lebih dari dua bulan. Perusahaan tambang terbesar di dunia berdasarkan kapitalisasi pasar tersebut dijadwalkan merilis laporan produksi kuartalan pada Kamis (16/7). Sementara itu, saham-saham emiten emas menguat hingga 1,1% mengikuti kenaikan harga emas dunia. Saham Northern Star Resources naik 1,8%, sedangkan Vault Minerals menguat 1,2%.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Naik Rabu (15/7) Pagi, Brent ke US$ 86,19 & WTI ke US$ 80,40 Sektor keuangan yang memiliki bobot besar di indeks juga naik 0,6%. Empat bank terbesar Australia masing-masing menguat antara 0,5% hingga 0,7%, sementara saham Macquarie naik 1,4% dan mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Saham sektor teknologi turut mengikuti reli Wall Street semalam dengan kenaikan 1,1%. WiseTech Global menguat 0,4%, sedangkan NEXTDC melonjak 3,4%. Di sisi lain, sektor energi menjadi satu-satunya sektor utama yang melemah dengan penurunan 0,3%, sehingga berpotensi mencatat kinerja harian terburuk sejak 7 Juli.
Baca Juga: AS Kembali Blokade Pelabuhan Iran, Trump Siapkan Serangan ke Pembangkit Listrik Saham Santos turun 0,1%, sementara Whitehaven Coal terkoreksi 0,3%. Adapun sektor barang konsumsi pokok dan kesehatan masing-masing melemah lebih dari 0,6% pada awal perdagangan. Di Selandia Baru, indeks acuan S&P/NZX 50 naik tipis 0,1% menjadi 13.666,68 poin.