KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) memperketat proses seleksi perusahaan yang ingin mencatatkan saham perdana (Initial Public Offering/IPO) demi menjaga kualitas emiten baru. Direktur Pengembangan BEI Iding Pardi mengatakan jumlah penolakan terhadap calon emiten meningkat signifikan dibanding sebelumnya. "Berdasarkan data, ada peningkatan jumlah emiten yang kami tolak. Dari sekitar 20%-30% menjadi sekitar 60%. Jadi dua kali lipat perusahaan-perusahaan yang mengajukan untuk IPO itu kami tolak, semata-mata kami ingin meningkatkan kualitas dari emiten-emiten kami" kata Iding dalam acara dalam acara Kompas100 Rebalancing Breakfast di Jakarta, Jumat (2/10/2026).
Bursa Efek Indonesia Perketat Seleksi IPO, Utamakan Kualitas
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Bursa Efek Indonesia (BEI) memperketat proses seleksi perusahaan yang ingin mencatatkan saham perdana (Initial Public Offering/IPO) demi menjaga kualitas emiten baru. Direktur Pengembangan BEI Iding Pardi mengatakan jumlah penolakan terhadap calon emiten meningkat signifikan dibanding sebelumnya. "Berdasarkan data, ada peningkatan jumlah emiten yang kami tolak. Dari sekitar 20%-30% menjadi sekitar 60%. Jadi dua kali lipat perusahaan-perusahaan yang mengajukan untuk IPO itu kami tolak, semata-mata kami ingin meningkatkan kualitas dari emiten-emiten kami" kata Iding dalam acara dalam acara Kompas100 Rebalancing Breakfast di Jakarta, Jumat (2/10/2026).