KONTAN.CO.ID - SEOUL. Reli pasar saham Korea Selatan (Korsel) yang melampaui ekspektasi dunia diperkirakan akan berlanjut tahun ini. Apalagi, pengelola bursa saham Korsel terus berupaya meningkatkan return kepada pemegang saham dan menarik modal global. Jeong Eun Bo, Chief Executive Officer Bursa Efek Korea, menuturkan, seperti dikutip Bloomberg, berkat kenaikan indeks hingga lebih dari 94% dalam setahun terakhir, kini indeks KOSPI semakin dekat ke level 5.000. Pada penutupan perdagangan Senin (19/1/2026), KOSPI bertengger di 4.904,66. Selasa (20/1/2026), per pukul 13.30 WIB, indeks saham ini turun ke level 4.885,75. Kenaikan indeks saham KOSPI utamanya didorong oleh harga saham emiten yang terkait dengan akal imitasi (AI) dan pertahanan. Ini adalah dua sektor yang jadi unggulan investor global saat ini. Di saat yang sama, pembuat kebijakan di Korsel mengeluarkan aturan terkait peningkatan standar tatakelola perusahaan.
Bursa Efek Korea Optimistis Indeks KOSPI Bisa Mencapai Level 6.000
KONTAN.CO.ID - SEOUL. Reli pasar saham Korea Selatan (Korsel) yang melampaui ekspektasi dunia diperkirakan akan berlanjut tahun ini. Apalagi, pengelola bursa saham Korsel terus berupaya meningkatkan return kepada pemegang saham dan menarik modal global. Jeong Eun Bo, Chief Executive Officer Bursa Efek Korea, menuturkan, seperti dikutip Bloomberg, berkat kenaikan indeks hingga lebih dari 94% dalam setahun terakhir, kini indeks KOSPI semakin dekat ke level 5.000. Pada penutupan perdagangan Senin (19/1/2026), KOSPI bertengger di 4.904,66. Selasa (20/1/2026), per pukul 13.30 WIB, indeks saham ini turun ke level 4.885,75. Kenaikan indeks saham KOSPI utamanya didorong oleh harga saham emiten yang terkait dengan akal imitasi (AI) dan pertahanan. Ini adalah dua sektor yang jadi unggulan investor global saat ini. Di saat yang sama, pembuat kebijakan di Korsel mengeluarkan aturan terkait peningkatan standar tatakelola perusahaan.
TAG: