KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Bursa saham Eropa bergerak cenderung datar pada perdagangan Rabu seiring investor memilih menunggu rincian perjanjian damai antara Amerika Serikat dan Iran serta arah kebijakan moneter bank sentral Amerika Serikat (Federal Reserve/The Fed). Di sisi lain, sektor otomotif menjadi pemberat utama setelah BMW memangkas proyeksi laba tahunannya. Indeks pan-Eropa STOXX 600 tercatat bergerak stabil di level 635,87 poin pada pukul 08.35 GMT (15:35 WIB).
Saham Otomotif Tertekan, BMW Pangkas Proyeksi Laba
Sektor otomotif mencatatkan penurunan terbesar di bursa Eropa dengan pelemahan sekitar 2,3%. Tekanan tersebut dipicu anjloknya saham BMW hingga 6,3% setelah produsen mobil premium asal Jerman itu memangkas prospek keuntungan tahunan. Perusahaan menyebut pelemahan pasar otomotif di China serta dampak perang antara Amerika Serikat dan Iran sebagai faktor utama yang memengaruhi prospek bisnisnya. Ahli Strategi Ekuitas Citigroup, Beata Manthey, menilai prospek sektor otomotif masih menghadapi tantangan struktural. "Untuk sektor otomotif, kami tetap mempertahankan posisi underweight. Kisah pertumbuhan laba sektor ini masih menghadapi tantangan yang sangat besar. Alasannya bersifat lebih luas dan struktural," ujarnya.
Baca Juga: ECB Isyaratkan Kenaikan Suku Bunga Masih Berlanjut Selain itu, sebuah survei juga menunjukkan jumlah pemasok otomotif Jerman yang memperkirakan kondisi bisnis akan memburuk dalam satu tahun ke depan kini lebih banyak dibandingkan pelaku industri yang optimistis.
Saham Teknologi dan Pertahanan Menopang STOXX 600
Di tengah tekanan pada sektor otomotif, saham-saham teknologi berhasil menopang pergerakan indeks STOXX 600. Saham Aixtron melonjak 4,6%, sementara BE Semiconductor dan ASML masing-masing menguat sekitar 1%. Sektor pertahanan juga mencatat kenaikan sekitar 1%, memberikan dukungan terhadap pasar secara keseluruhan.
Investor Menunggu Kepastian Perdamaian AS-Iran
Pelaku pasar global masih bersikap hati-hati menjelang penandatanganan resmi perjanjian damai antara Amerika Serikat dan Iran yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat mendatang. Sebelumnya, kedua negara telah menandatangani kesepakatan pendahuluan untuk mengakhiri konflik yang sempat memicu gejolak di pasar energi global. Penurunan tajam harga minyak setelah perkembangan tersebut berhasil meningkatkan sentimen investor, sehingga indeks STOXX 600 tetap berada di dekat rekor tertinggi yang sempat dicapai pada awal pekan. Beata Manthey menilai penurunan harga minyak memang dapat memberikan dorongan positif, tetapi belum tentu cukup untuk mengubah prospek laba perusahaan secara signifikan. "Agar kami menjadi lebih optimistis, kami benar-benar perlu melihat adanya alasan yang membuat proyeksi laba perusahaan mengalami peningkatan. Jika harga minyak tetap rendah atau bahkan turun lebih jauh, tentu hal itu akan membantu di sisi tertentu. Namun, apakah itu sudah cukup atau belum masih harus dibuktikan," ujarnya.
Barclays Naikkan Target STOXX 600 dan Optimistis pada Sektor Barang Mewah
Di tengah membaiknya sentimen pasar, Barclays menjadi perusahaan pialang terbaru yang menutup rekomendasi underweight untuk saham-saham Eropa. Bank investasi tersebut juga menaikkan target indeks STOXX 600 menjadi 670 poin dari sebelumnya 620 poin. Selain itu, Barclays meningkatkan rekomendasi sektor barang mewah (luxury sector) menjadi overweight, setelah sebelumnya sektor tersebut menjadi yang berkinerja paling lemah di antara seluruh sektor dalam STOXX 600.
Baca Juga: Harga Minyak Dunia Anjlok di Bawah US$80, Pasar Sambut Kembalinya Minyak Iran Straumann Melonjak Berkat Prospek Laba yang Lebih Tinggi
Produsen implan gigi Straumann menjadi salah satu emiten dengan kenaikan terbesar setelah sahamnya melesat sekitar 9%. Perusahaan menaikkan proyeksi laba tahun 2026 secara signifikan dengan alasan peningkatan eksekusi bisnis, pertumbuhan pendapatan di pasar China, serta tarif perdagangan yang lebih rendah.
Fokus Berikutnya: Keputusan Suku Bunga The Fed
Perhatian investor kini beralih pada hasil rapat kebijakan moneter Federal Reserve yang akan diumumkan pada hari yang sama. Pasar secara luas memperkirakan bank sentral Amerika Serikat akan mempertahankan suku bunga acuannya. Namun, pelaku pasar akan mencermati pernyataan Ketua The Fed, Kevin Warsh, untuk mencari petunjuk mengenai arah kebijakan moneter ke depan. Di luar sektor utama, saham perusahaan telekomunikasi Orange turun 3,7% setelah Barclays kembali memberikan cakupan riset dengan rekomendasi equal weight, dengan alasan penciptaan nilai bagi investor diperkirakan membutuhkan waktu lebih lama. Sementara itu, perusahaan penjualan mobil bekas daring Auto1 menguat 8,6% setelah mengumumkan panduan bisnis jangka panjang yang mendapat respons positif dari pasar.