Bursa Jepang jatuh di hari kedua, yen kian perkasa



TOKYO. Bursa saham Jepang jatuh untuk hari kedua seiring investor beralih ke aset haven yen. Sementara, kekhawatiran call margin memicu penjualan otomatis saham juga menekan sentimen.

Indeks Topix merosot 3 % untuk berada di level 1.264,96 pada penutupan hari ini di Tokyo, Rabu (10/2) ditutup dengan penurunan dua hari terbesar sejak Agustus dan yang terendah sejak Oktober 2014. Volume pada indeks yakni 55 % lebih tinggi dari 30-hari rata-rata.

Sedangkan, indeks Nikkei 225 Stock Average turun 2,3 % ke level 15.713,39, memicu margin call di kalangan pedagang retail. Yen diperdagangkan pada level 114,66 per dollar, mendekati level terkuat sejak November 2014. Pasar di Jepang tutup pada hari Kamis untuk liburan.


Dengan investor yang masih belum pulih dari lonjakan yen dan penurunan 8,4 % Topix pada Selasa (9/2), fokus kini tertuju ke Yellen saat ia memberikan pernyataan sebelum Kongres AS pada hari Rabu.

Pasar akan mencermati komentar Yellen sebagai petunjuk pada kenaikan suku bunga AS lebih lanjut di tengah kekhawatiran atas kelayakan kredit dari bank-bank Eropa, penurunan minyak dan kekuatan ekonomi global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto