Bursa Korea Selatan Memerah Kamis (12/3) Pagi, Chipmaker Menjadi Pemicu Penurunan



KONTAN.CO.ID - Bursa saham Korea Selatan turun pada Kamis (12/3/2026) setelah dua hari berturut-turut menguat, terseret pelemahan saham produsen chip besar, sementara investor tetap waspada terhadap perkembangan konflik Timur Tengah.

Melansir Reuters, Indeks acuan KOSPI turun 27,52 poin atau 0,49% menjadi 5.582,43, meski sempat menguat di sesi perdagangan setelah dibuka lebih rendah. Sebelumnya, KOSPI naik 5,3% pada Selasa dan 1,4% pada Rabu.

Baca Juga: Singapura Waspadai Kenaikan Harga Listrik Akibat Konflik Timur Tengah


Samsung Electronics turun 1,21% dan SK Hynix melemah 0,94%, menjadi penyebab utama penurunan indeks.

Di sisi lain, LG Energy Solution naik 0,54%, Hyundai Motor turun 1,51%, dan Kia Corp naik 1,23%. POSCO Holdings bertambah 0,87%, sementara Samsung BioLogics anjlok 2,66%. Dari 925 saham yang diperdagangkan, 532 menguat dan 346 melemah.

Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih senilai 821,4 miliar won (US$555,6 juta). Nilai tukar won diperdagangkan di 1.478,5 per dolar, turun 0,10% dibandingkan penutupan sebelumnya.

Baca Juga: Imbal Hasil Obligasi AS Naik Kamis (12/3), Waspadai Suku Bunga Tinggi Lebih Lama

Di pasar obligasi, kontrak berjangka obligasi pemerintah tiga tahun untuk Maret turun 0,11 poin menjadi 104,86, sementara imbal hasil obligasi tiga tahun naik 4,4 basis poin menjadi 3,295% dan imbal hasil obligasi 10 tahun tetap di 3,617%.

Penurunan pasar saham Korea Selatan ini menegaskan sensitivitas investor terhadap sektor semikonduktor dan ketidakpastian global akibat konflik Timur Tengah.