Bursa Korea Selatan Mencatat Hari Terbaiknya dalam 7 Minggu pada Kamis (21/3)



KONTAN.CO.ID - Bursa saham Korea Selatan naik lebih dari 2% pada hari Kamis (21/3), mencatat kenaikan harian terbesarnya dalam tujuh minggu.

Setelah The Fed mengisyaratkan pihaknya berada di jalur penurunan suku bunga tiga kali pada tahun ini. Won pun menguat sementara imbal hasil obligasi acuan turun.

Melansir Reuters, Indeks acuan KOSPI naik 64,72 poin atau 2,41% menjadi 2.754,86 pada 06:30 GMT, kenaikan harian paling tajam sejak 2 Februari.


Di antara saham-saham kelas berat dalam indeks, saham pembuat chip Samsung Electronics naik 3,12% dan rekannya SK Hynix naik 8,63%.

Baca Juga: Saham Australia Ditutup Naik 1% Kamis (21/3), Pasar Sambut Baik Keputusan The Fed

Setelah pembuat chip memori Micron Technology memanfaatkan lonjakan adopsi kecerdasan buatan untuk memperkirakan pendapatan kuartal ketiga di atas perkiraan pada hari Rabu.

Saham Hyundai Motor bertambah 4,56% dan produsen mobil sejenisnya, Kia Corp, stagnan. Sedangkan, saham mesin pencari Naver dan pesan instan Kakao masing-masing naik 0,71% dan 1,32%.

Ketua The Fed Jerome Powell mengatakan pada hari Rabu bahwa angka inflasi yang tinggi baru-baru ini tidak mengubah “kisah” yang mendasari perlahan-lahan mengurangi tekanan harga di AS karena bank sentral tetap berada di jalur penurunan suku bunga sebanyak tiga kali pada tahun ini dan menegaskan bahwa pertumbuhan ekonomi yang solid akan melanjutkan.

Kinerja ekspor Korea Selatan pada 20 hari pertama bulan Maret melonjak 11,2% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, menurut data badan bea cukai.

Baca Juga: Bursa Asia Menguat Pada Kamis (21/3) Pagi, Mengekor Kenakan Wall Street

Dari total 933 emisi yang diperdagangkan, 655 saham menguat, dan 219 melemah.

Mata uang Won dikutip pada 1.322,4 per dolar pada platform penyelesaian dalam negeri, 1,32% lebih tinggi dari penutupan sebelumnya pada 1.339,8.

Dalam perdagangan luar negeri, won dikutip pada 1.323,1 per dolar, naik 0.5% pada hari itu. Sementara dalam perdagangan forward non-deliverable, kontrak satu bulannya dikutip pada 1.320,8.

Di pasar uang dan utang, obligasi negara berjangka tiga tahun bulan Juni naik 0,16 poin menjadi 104,81.

Imbal hasil obligasi negara Korea bertenor tiga tahun yang paling likuid turun 6,9 basis poin menjadi 3,314%. Sedangkan imbal hasil obligasi pemerintah bertenor 10 tahun turun 4,4 basis poin menjadi 3,415%.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Yudho Winarto