Bursa Korea Selatan Naik 0,68% Selasa (25/8), Jelang Rilis Kinerja Nvidia



KONTAN.CO.ID - Bursa saham Korea Selatan menguat pada perdagangan Selasa (25/8/2026), menjelang laporan keuangan Nvidia yang akan menjadi perhatian utama investor.

Penguatan tersebut mencerminkan optimisme hati-hati terhadap prospek profitabilitas industri kecerdasan buatan (AI).

Mengutip Reuters, indeks acuan KOSPI ditutup naik 45,78 poin atau 0,68% menjadi 6.742,74.


Baca Juga: Bursa Australia Menguat 0,7% Selasa (25/8), Saham Finansial Memimpin Kenaikan

Laporan keuangan kuartalan Nvidia yang dijadwalkan dirilis pada Rabu (26/8) diperkirakan menjadi katalis penting bagi pasar global.

Investor akan mencermati kinerja bisnis chip AI dan prospek pertumbuhan perusahaan.

Di antara saham berkapitalisasi besar, Samsung Electronics bergerak datar. Sementara saham SK Hynix menguat 0,42%.

Di sisi lain, saham produsen baterai LG Energy Solution turun 3,45%.

Saham Otomotif Menguat

Dari sektor otomotif, saham Hyundai Motor naik 1,69%, sedangkan Kia Corp menguat 2,59%.

Serikat pekerja Hyundai Motor di Korea Selatan pada Selasa mengatakan telah mencapai kesepakatan sementara dengan manajemen.

Kesepakatan tersebut menghindarkan perusahaan dari potensi gangguan produksi lebih lanjut setelah serikat pekerja melakukan aksi mogok penuh untuk pertama kalinya dalam satu dekade pada Jumat (21/8), setelah sebelumnya melakukan serangkaian penghentian kerja sebagian.

Baca Juga: Indeks Nikkei Jepang Berbalik Naik 0,5% Selasa (25/8), Saham Chip Jadi Penopang

Sementara itu, saham produsen baja POSCO Holdings naik 1,37%. Saham perusahaan farmasi Samsung BioLogics juga menguat 0,76%.

Dari total 906 saham yang diperdagangkan, sebanyak 647 saham menguat dan 226 saham melemah.

Investor asing tercatat melakukan aksi jual bersih saham senilai 3,8145 triliun won.

Won Melemah

Di pasar valuta asing, nilai tukar won Korea Selatan melemah 0,21% menjadi 1.386,1 won per dolar AS dari penutupan sebelumnya di level 1.383,2 won per dolar AS.

Sepanjang tahun berjalan, indeks KOSPI telah menguat 60%, sedangkan won menguat 3,9% terhadap dolar AS.

Di pasar obligasi, kontrak berjangka obligasi pemerintah Korea Selatan tenor tiga tahun untuk September naik 0,05 poin menjadi 103,27.

Baca Juga: Serikat Pekerja Hyundai Capai Kesepakatan, Mogok Terpanjang 10 Tahun Berakhir

Imbal hasil obligasi pemerintah Korea Selatan tenor tiga tahun yang paling aktif diperdagangkan turun 0,2 basis poin menjadi 3,834%. Sementara imbal hasil obligasi tenor 10 tahun turun 1,6 basis poin menjadi 4,322%.

Pergerakan pasar Korea Selatan selanjutnya akan banyak dipengaruhi laporan kinerja Nvidia, terutama karena investor tengah menilai keberlanjutan lonjakan investasi dan valuasi di sektor AI.

TAG: