Bursa Korsel Naik 0,65% Senin (10/8), Saham Samsung dan SK Hynix Berbalik Melemah



KONTAN.CO.ID - Bursa saham Korea Selatan ditutup menguat pada perdagangan Senin (10/8/2026), mengikuti reli Wall Street yang mencapai rekor dan meredakan kekhawatiran investor terhadap kenaikan suku bunga Amerika Serikat (AS).

Namun, penguatan indeks KOSPI terpangkas dari posisi awal perdagangan setelah saham-saham unggulan sektor semikonduktor, termasuk Samsung Electronics dan SK Hynix, berbalik arah dan masuk zona merah.

Baca Juga: Bursa Australia Tergelincir Senin (10/8), Saham Westpac Tertekan Jelang Keputusan RBA


Melansir Reuters, indeks acuan KOSPI ditutup naik 40,89 poin atau 0,65% menjadi 6.299,66. Pada awal perdagangan, indeks sempat menguat hampir 2%.

Saham Samsung Electronics berakhir turun 0,43%, sementara SK Hynix melemah 0,14%. Padahal, kedua saham tersebut sebelumnya sempat melonjak lebih dari 3%.

Analis iM Securities Kim Joon-young mengatakan, volatilitas pasar mulai menurun setelah aktivitas perdagangan produk exchange-traded fund (ETF) berleverage berkurang menyusul koreksi signifikan sebelumnya.

“Volatilitas pasar menurun karena perdagangan ETF berleverage mengering setelah terjadi koreksi yang signifikan,” ujar Kim.

Wall Street Jadi Penopang

Sentimen positif di pasar saham Korea Selatan mengikuti kinerja Wall Street pada Jumat (7/8). Indeks S&P 500 ditutup di level rekor setelah data ekonomi AS menunjukkan pelemahan pasar tenaga kerja.

Baca Juga: Nikkei Jepang Ditutup Naik 2% Senin (10/8), Saham AI dan Chip Jadi Penopang Utama

Data tersebut membuat ekspektasi kenaikan suku bunga Federal Reserve pada pertemuan September kembali mereda. Kondisi ini turut menopang aset berisiko, termasuk saham-saham Asia.

Meski saham semikonduktor berbalik melemah, sejumlah saham unggulan Korea Selatan lainnya masih mencatat kenaikan.

Saham produsen baterai LG Energy Solution naik 2,08%. Saham Hyundai Motor menguat 3,16%, sedangkan Kia Corp naik 0,44%.

Saham produsen baja POSCO Holdings juga menguat 1,51%, sementara saham perusahaan farmasi Samsung BioLogics naik 0,84%.

Dari 911 saham yang diperdagangkan, sebanyak 697 saham menguat dan 183 saham melemah.

Namun, investor asing masih mencatatkan aksi jual bersih dengan nilai mencapai 1,5 triliun won atau sekitar US$1,06 miliar.

Baca Juga: Harga Emas Tergelincir di Tengah Hari ini (10/8), Pasar Menanti Data Inflasi AS

Won Melemah

Di pasar valuta asing, won Korea Selatan turut tertekan. Nilai tukar won berada di level 1.418,4 per dolar AS pada perdagangan domestik, melemah 0,63% dibandingkan penutupan sebelumnya di 1.409,5 per dolar AS.

Di pasar obligasi, kontrak berjangka obligasi pemerintah Korea Selatan tenor tiga tahun untuk September turun 0,05 poin menjadi 103,34.

Imbal hasil obligasi pemerintah Korea Selatan tenor tiga tahun yang paling aktif diperdagangkan naik 3,2 basis poin menjadi 3,783%. Sementara itu, imbal hasil obligasi tenor 10 tahun naik 4,1 basis poin menjadi 4,239%.

TAG: