Bursa rontok, BPJS kurangi investasi saham



NUSA DUA. Rontoknya Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) membuat BPJS Ketenagakerjaan mengubah portofolio investasinya.

Elvyn G. Masassya, Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan menuturkan, situasi pasar modal yang kurang kondusif membuat BPJS Ketenagakerjaan akan mengurangi porsi investasi di saham. Rencananya, BPJS Ketenagakerjaan akan mengurangi porsi investasi di saham menjadi 18% dari sebelumnya 22%. Dana investasi tersebut akan dialihkan ke instrumen deposito. Elvyn mengatakan realokasi portofolio tersebut akan dilakukan sampai kondisi pasar modal kembali membaik. Misalnya, IHSG kembali di atas 4.800. "Sifatnya kami hanya mengurangi 4% saja. Karena meski pasar modal saat ini sedang tidak kondusif pengaruhnya hanya pada aset BPJS Ketenagakerjaan yang berkurang. Namun selama peserta belum mencairkan tidak ada yang dikhawatirkan," kata Elvyn, Rabu (19/8). Sampai dengan Juni 2015 kemarin, aset BPJS Ketenagakerjaan nilainya mencapai Rp 203 triliun dengan dana kelolaan Rp 197 triliun. Sementara hasil investasi selama enam bulan mencapai Rp 10,8 triliun dari target setahun Rp 19 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Editor: Hendra Gunawan