KONTAN.CO.ID - SYDNEY. Bursa saham Australia mencatatkan kenaikan tipis karena aksi beli saat harga turun dan mencatatkan penurunan bulanan terbesar sejak Juni 2022 karena meluasnya perang di Timur Tengah memicu kecemasan investor atas risiko inflasi, permintaan yang lesu, dan biaya pinjaman yang lebih tinggi. Selasa (31/3/2026), indeks acuan S&P/ASX 200 ditutup menguat 0,3% ke 8.481,80 poin, dipimpin oleh kenaikan sektor keuangan sebesar 0,3%, yang menurut Winchester disebabkan oleh investor yang membeli saat harga turun. "Pasar berpegang pada komentar terbaru dari Presiden Trump tentang keluar dari konflik terlepas dari apakah Selat Hormuz dibuka atau tidak," kata Luke Winchester, manajer portofolio di Merewether Capital.
Bursa Saham Australia Ditutup Naik Tipis, Namun Ambles 7,8% Sepanjang Maret 2026
KONTAN.CO.ID - SYDNEY. Bursa saham Australia mencatatkan kenaikan tipis karena aksi beli saat harga turun dan mencatatkan penurunan bulanan terbesar sejak Juni 2022 karena meluasnya perang di Timur Tengah memicu kecemasan investor atas risiko inflasi, permintaan yang lesu, dan biaya pinjaman yang lebih tinggi. Selasa (31/3/2026), indeks acuan S&P/ASX 200 ditutup menguat 0,3% ke 8.481,80 poin, dipimpin oleh kenaikan sektor keuangan sebesar 0,3%, yang menurut Winchester disebabkan oleh investor yang membeli saat harga turun. "Pasar berpegang pada komentar terbaru dari Presiden Trump tentang keluar dari konflik terlepas dari apakah Selat Hormuz dibuka atau tidak," kata Luke Winchester, manajer portofolio di Merewether Capital.
TAG: