WASHINGTON. Lubang hitam Bitcoin makin dekat. Mt. Gox, bursa pertama dan terbesar yang memperdagangkan uang virtual ini, akhirnya menutup situs resminya. Tidak ada janji dari manajemen untuk mengoperasikan kembali situs ini. "Kami offline untuk melindungi website dan pengguna. Kami akan mengawasi ketat situasi dan memberi respon yang sesuai," tulis pernyataan di situs Mt. Gox yang sudah ditutup itu. Sebanyak US$ 390 juta uang investor dan trader tersangkut di bursa asal Jepang itu. Namun, Bitcoin Foundation, yayasan yang terafiliasi dengan Mt. Gox mengatakan, tidak ada pencurian dana atau kesalahan pengelolaan manajemen yang menyebabakan uang pengguna Bitcoin hilang.
Bursa terbesar Bitcoin kolaps
WASHINGTON. Lubang hitam Bitcoin makin dekat. Mt. Gox, bursa pertama dan terbesar yang memperdagangkan uang virtual ini, akhirnya menutup situs resminya. Tidak ada janji dari manajemen untuk mengoperasikan kembali situs ini. "Kami offline untuk melindungi website dan pengguna. Kami akan mengawasi ketat situasi dan memberi respon yang sesuai," tulis pernyataan di situs Mt. Gox yang sudah ditutup itu. Sebanyak US$ 390 juta uang investor dan trader tersangkut di bursa asal Jepang itu. Namun, Bitcoin Foundation, yayasan yang terafiliasi dengan Mt. Gox mengatakan, tidak ada pencurian dana atau kesalahan pengelolaan manajemen yang menyebabakan uang pengguna Bitcoin hilang.