Buruan! 8 Saham Ini Cum Dividen Hari Ini (26/6), Ada Yield yang Lebih dari 13%.



KONTAN.CO.ID - Jakarta. Musim pembagian dividen di Bursa Efek Indonesia (BEI) masih berlanjut. Hari ini, Jumat (26/6/2026), terdapat delapan emiten yang memasuki cum dividen di pasar reguler dan negosiasi. Dividen saham yang ditawarkan pun menarik, ada lebih dari 13%.

Cum dividen adalah periode akhir suatu saham mengandung hak dividen. Investor yang membeli saham-saham tersebut hingga penutupan perdagangan hari ini masih berhak memperoleh dividen tunai sesuai jadwal yang telah ditetapkan emiten.

Berdasarkan harga saham pada pukul 10.20 WIB, saham PT Clipan Finance Indonesia Tbk (CFIN) menjadi emiten dengan estimasi dividend yield terbesar, mencapai lebih dari 13%. 


Baca Juga: Barito Renewables Energy (BREN) Bakal Bagi Dividen Tunai US$ 30,5 Juta

Berikut daftar emiten saham yang masuk cum dividen date hari ini: 

Kode Dividen (Rp/saham) Ex Dividen Recording Date Pembayaran Harga (10.20 WIB) Dividend Yield
AALI 13,00 29 Juni 2026 30 Juni 2026 20 Juli 2026 5.900 0,22%
AMAR 6,11 29 Juni 2026 30 Juni 2026 17 Juli 2026 197 3,10%
BIRD 166,00 29 Juni 2026 30 Juni 2026 10 Juli 2026 1.680 9,88%
CFIN 50,00 29 Juni 2026 30 Juni 2026 22 Juli 2026 374 13,37%
DMMX 5,50 29 Juni 2026 30 Juni 2026 22 Juli 2026 170 3,24%
ESSA 52,00 29 Juni 2026 30 Juni 2026 15 Juli 2026 630 8,25%
KKGI 12,00 29 Juni 2026 30 Juni 2026 20 Juli 2026 266 4,51%
SAMF 10,50 29 Juni 2026 30 Juni 2026 22 Juli 2026 288 3,65%
Tonton: Kejagung Bongkar 12 Kasus Korupsi Fantastis, Kerugian Negara Tembus Ratusan Triliun Tiga Saham dengan Dividend Yield Tertinggi

Berdasarkan perhitungan menggunakan harga saham pukul 10.20 WIB, berikut tiga saham dengan potensi imbal hasil dividen terbesar:

  • CFIN : 13,37%
  • BIRD : 9,88%
  • ESSA : 8,25%
Dividend yield di atas 8% tergolong tinggi dibandingkan rata-rata dividend yield emiten di BEI, sehingga berpotensi menarik perhatian investor pemburu dividen. Namun, keputusan investasi tetap perlu mempertimbangkan fundamental perusahaan dan prospek bisnis jangka panjang.

Tonton: Harga Emas Antam Hari ini Kembali Mandek, Harga Buyback Melaju (26 Juni 2026)

Waspadai Dividend Trap

Meski dividend yield tinggi terlihat menarik, investor juga perlu mewaspadai dividend trap. Dividend trap merupakan kondisi ketika investor membeli saham hanya karena dividend yield besar, padahal harga saham berpotensi turun tajam setelah memasuki ex dividen atau prospek bisnis perusahaan sedang memburuk. Beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengejar dividen antara lain:

  • jangan hanya melihat besarnya dividend yield;
  • periksa pertumbuhan laba dan arus kas perusahaan;
  • evaluasi rasio pembayaran dividen (payout ratio);
  • cermati prospek industri dan valuasi saham;
  • pertimbangkan potensi penurunan harga setelah ex dividen.
Pada praktiknya, harga saham sering mengalami penyesuaian pada tanggal ex dividen karena nilai dividen sudah tidak lagi melekat pada saham tersebut. Besarnya penurunan tidak selalu sama dengan nilai dividen karena tetap dipengaruhi sentimen pasar, kondisi fundamental, dan minat investor.

Tonton: DPR Pastikan Tak Ada Lagi Pemadaman Listrik Bergilir, Ini Penjelasannya

Saham Mana yang Paling Menarik?

Jika hanya melihat dividend yield, maka:

  • CFIN menjadi pilihan paling menarik dengan estimasi yield 13,37%.
  • BIRD menyusul dengan yield hampir 10%.
  • ESSA juga menawarkan yield kompetitif sebesar 8,25%.
Namun bagi investor jangka panjang, dividend yield sebaiknya dipadukan dengan analisis fundamental, prospek pertumbuhan laba, dan konsistensi pembagian dividen agar investasi tidak sekadar mengejar dividen sesaat, tetapi juga memperoleh potensi kenaikan nilai saham di masa mendatang.  

MSCI Pertahankan Indonesia, Tapi Ancam Turunkan Status Pasar Saham!
© 2026 Konten oleh Kontan
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News