Bus TransPatriot resmi meluncur dengan teknologi “booking” aplikasi TRON



KONTAN.CO.ID -JAKARTA. Untuk kemudahan mobilitas warga Kota Bekasi, Dinas Perhubungan Kota Bekasi resmi mengoperasikan 20 unit bus Transpatriot, Kamis (22/8).

Beroperasinya 20 unit Transpatriot di Bekasi tak terlepas dari peran PT Teknologi Rancang Olah Nusantara (TRON) yang terus mendorong digitalisasi dalam pelayanan angkutan umum di Kota Bekasi. 

Baca Juga: TRON digitalisasi transportasi umum Bekasi


TRON telah menjalin kerja sama dengan BUMD, Perusahaan Daerah Mitra Patriot (PDMP) dan operator TransPatriot, PT Priatman Sarana Abadi (PSA). TRON menjadi aplikasi pemesan angkutan kota TransPatriot guna meningkatkan pelayanan kepada masyarakat dalam hal penyediaan sarana transportasi.

"Kami sangat senang bisa menjadi bagian dari sejarah Kota Bekasi dalam meningkatkan angkutan umumnya," ujar CEO TRON David Santoso, dalam siaran pers, Kamis (22/8).

David menambahkan bahwa mulai hari ini layanan TRON telah dapat digunakan untuk memesan TransPatriot. Rute yang dapat dipesan melalui akun Telegram adalah Koridor 2 (Wisma Asri - Sumber Arta) Koridor 3 (Vida - Summarecon).

"Untuk perkenalan maka kami memberikan promo gratis naik TransPatriot apabila memesan melalui akun Telegram sampai dengan pemberitahuan selanjutnya. Kami harapkan dengan semakin lengkapnya angkutan umum di Kota Bekasi maka warga Bekasi dapat mulai beralih dari kendaraan pribadi ke angkutan umum," ujar Head of Marketing TRON Sultan Satria.

Baca Juga: Ini Isi Aturan yang Melarang dan Membatasi Truk serta Mobil Pribadi Memakai Solar

"Untuk tahap awal masyarakat dapat memesan layanan TRON melalui akun Telegram. Caranya sangat mudah tinggal mulai percakapan di Telegram dengan @trontranspatriotbot lalu pilih rute bis, jumlah penumpang, pilih halte terdekat dan pilih order", ujarnya kembali.

Wakil Wali Kota Bekasi Tri Adhianto Tjahyono mengatakan, dirinya berharap tambahan layanan di koridor baru ini membangkitkan minat masyarakat dan memberikan benefit di sektor perekonomian Bekasi. "Karena tarifnya lebih murah dan layanan berbasis teknologi imbuhnya,” ujarnya. 

Sekretaris Direktorat Jenderal Perhubungan Darat Kemenhub Cucu Mulyana juga menambahkan dari Kementerian Perhubungan mengirimkan 20 unit Bus kepada Pemkot Bekasi untuk mendorong layanan transportasi massal di wilayah perkotaan. 

"Semoga angkutan massal ini bisa menjadi lebih baik untuk masyarakat Bekasi dan harapannya koridornya bertambah, serta armadanya juga bisa bertambah lagi kedepannya," ujar Cucu Mulyana.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Azis Husaini