KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bussan Auto Finance (BAF) berhasil memperoleh dua fasilitas pinjaman berjangka berkelanjutan (Sustainable Term Loan Facility) sebagai wujud komitmen dalam mendukung praktik pembiayaan berkelanjutan dari Bank DBS Indonesia dan Bank Mizuho Indonesia. BAF menandatangani perjanjian dengan DBS Indonesia untuk fasilitas senilai IDR 300 miliar pada 22 Desember 2025. Dana tersebut akan dialokasikan untuk pembiayaan yang memberikan dampak sosial dan lingkungan positif, khususnya mendukung debitur perempuan, baik pengusaha perorangan maupun pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta pembiayaan kendaraan listrik. Selanjutnya, pada 31 Desember 2025, BAF juga menandatangani perjanjian dengan Mizuho Indonesia untuk fasilitas senilai USD 12 juta. Fasilitas ini akan digunakan untuk mendanai modal kerja proyek-proyek yang memenuhi kriteria sesuai Kerangka Keuangan Berkelanjutan BAF, yang sejalan dengan prinsip pinjaman hijau (green loan principles) dan prinsip pinjaman sosial (social loan principles).
Bussan Auto Finance Raih Fasilitas Kredit Berkelanjutan
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bussan Auto Finance (BAF) berhasil memperoleh dua fasilitas pinjaman berjangka berkelanjutan (Sustainable Term Loan Facility) sebagai wujud komitmen dalam mendukung praktik pembiayaan berkelanjutan dari Bank DBS Indonesia dan Bank Mizuho Indonesia. BAF menandatangani perjanjian dengan DBS Indonesia untuk fasilitas senilai IDR 300 miliar pada 22 Desember 2025. Dana tersebut akan dialokasikan untuk pembiayaan yang memberikan dampak sosial dan lingkungan positif, khususnya mendukung debitur perempuan, baik pengusaha perorangan maupun pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), serta pembiayaan kendaraan listrik. Selanjutnya, pada 31 Desember 2025, BAF juga menandatangani perjanjian dengan Mizuho Indonesia untuk fasilitas senilai USD 12 juta. Fasilitas ini akan digunakan untuk mendanai modal kerja proyek-proyek yang memenuhi kriteria sesuai Kerangka Keuangan Berkelanjutan BAF, yang sejalan dengan prinsip pinjaman hijau (green loan principles) dan prinsip pinjaman sosial (social loan principles).