JAKARTA. Pabrik pengolahan (smelter) lumpur anoda (anode slime) menjadi dore tahap I milik PT Antam Tbk bakal mulai beroperasi Oktober 2014. Namun, hingga kini, pasokan lumpur anoda yang diharapkan dari PT Smelting Gresik, Jawa Timur belum juga disepakati. Sambil menunggu kepastian pasokan, Tri Hartono, Sekretaris Perusahaan PT Antam Tbk mengatakan, Antam tengah menggelar pengujian proses pengolahan lumpur anoda menjadi menjadi dore, yakni bahan baku olahanĀ yang hasil akhirnya berupa logam mulia, emas dan perak. "Kapasitas pabrik tahap pertama sebesar 500 ton anoda slime per tahun, atau kalau di konversikan ke produk dore sekitar 50 ton dore," kata dia ke KONTAN, Senin (4/3). Kata Tri, Antam saat ini masih menggelar dialog dengan Smelting Gresik guna mendapatkan kepastian pasokan secara intens. Untuk itu, Antam akan membuat perjanjian jual beli atau conditional sales and purchase agreement (CSPA) dengan Smelting Gresik yang memproduksi lumpur anoda sebanyak 1.100 ton hingga 1.800 ton per tahun.
Butuh anoda, Antam minta dipasok Smelting Gresik
JAKARTA. Pabrik pengolahan (smelter) lumpur anoda (anode slime) menjadi dore tahap I milik PT Antam Tbk bakal mulai beroperasi Oktober 2014. Namun, hingga kini, pasokan lumpur anoda yang diharapkan dari PT Smelting Gresik, Jawa Timur belum juga disepakati. Sambil menunggu kepastian pasokan, Tri Hartono, Sekretaris Perusahaan PT Antam Tbk mengatakan, Antam tengah menggelar pengujian proses pengolahan lumpur anoda menjadi menjadi dore, yakni bahan baku olahanĀ yang hasil akhirnya berupa logam mulia, emas dan perak. "Kapasitas pabrik tahap pertama sebesar 500 ton anoda slime per tahun, atau kalau di konversikan ke produk dore sekitar 50 ton dore," kata dia ke KONTAN, Senin (4/3). Kata Tri, Antam saat ini masih menggelar dialog dengan Smelting Gresik guna mendapatkan kepastian pasokan secara intens. Untuk itu, Antam akan membuat perjanjian jual beli atau conditional sales and purchase agreement (CSPA) dengan Smelting Gresik yang memproduksi lumpur anoda sebanyak 1.100 ton hingga 1.800 ton per tahun.