BUVA Telah Realisasikan 82,5% Dana Rights Issue, Dananya untuk Akuisisi & Proyek Bali



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Bukit Uluwatu Villa Tbk (BUVA) telah merealisasikan 82,5% dana hasil Penambahan Modal dengan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (PMHMETD) atau rights issue hingga 30 Juni 2026. 

Perusahaan jasa akomodasi dan perhotelan ini mengaku masih menyisakan dana sebesar Rp 104,84 miliar. Dana tersebut untuk sementara ditempatkan dalam rekening tabungan di PT Bank Mandiri Tbk.

Berdasarkan Laporan Realisasi Penggunaan Dana Hasil Penawaran Umum, BUVA memperoleh dana sebesar Rp 603,98 miliar dari rights issue. Setelah dikurangi biaya emisi sebesar Rp 3,54 miliar, dana bersih yang diperoleh mencapai Rp 600,44 miliar.


Baca Juga: Permintaan Membludak, Penjualan ORI030 Tembus Rp 20,15 Triliun dalam Sepuluh Hari

Direktur PT Bukit Uluwatu Villa Tbk Timothy Eugene Alamsyah dalam keterbukaan informasi di BEI mengatakan hingga akhir Juni 2026 BUVA telah merealisasikan penggunaan dana sebesar Rp 495,59 miliar atau sekitar 82,5% dari total dana bersih yang dihimpun.

"Dana hasil PMHMETD telah digunakan sesuai rencana sebagaimana tercantum dalam prospektus, yakni untuk investasi pada entitas anak dan entitas asosiasi serta pembiayaan aset dalam masa pembangunan," ujar Timothy dalam keterbukaan informasi di BEI Rabu (15/7/2026).

Sebagian besar dana tersebut digunakan untuk menyelesaikan pembayaran akuisisi 99,99% saham PT Bukit Permai Properti senilai Rp 416,23 miliar. Selain itu, perusahaan ini juga merealisasikan penyertaan modal kepada PT Bukit Bali Permai sebesar Rp 76,60 miliar.

Dana hasil rights issue juga dimanfaatkan untuk pembelian lahan serta biaya pengembangan dan renovasi proyek di kawasan Pecatu, Bali, termasuk pengembangan Alila Villas Uluwatu.

Hingga 30 Juni 2026, masih terdapat sisa dana sebesar Rp 104,84 miliar atau sekitar 17,5% dari total dana bersih hasil rights issue.

Timothy menjelaskan, untuk sementara waktu dana yang belum digunakan ditempatkan dalam bentuk tabungan di PT Bank Mandiri Tbk dengan tingkat bunga sebesar 1% per tahun. Perusahaan ini menegaskan bank tempat penyimpanan dana tersebut tidak memiliki hubungan afiliasi dengan perusahaan.

Ke depan, sisa dana hasil rights issue akan digunakan secara bertahap sesuai rencana penggunaan dana, dengan target seluruh dana terserap pada Desember 2027.

Harga saham BUVA naik 3,53% di Rp 880 per saham pada Kamis (16/7/2026). 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

TAG: