Buyung Poetra Sembada (HOKI) Andalkan Produk Dailymeal untuk Menopang Kinerja 2024



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. PT Buyung Poetra Sembada Tbk (HOKI) membukukan kenaikan penjualan hingga 39% year on year (YoY) menjadi Rp 1,28 triliun di tahun 2023.

Direktur HOKI Budiman Susilo bersyukur proses transformasi bisnis HOKI ke sektor Fast Moving Consumers Goods (FMCG) terus menunjukkan perkembangan yang menjanjikan. Penjualan produk DailyMeal terus mengalami pertumbuhan, sehingga sangat prospektif untuk menjadi motor penggerak utama pertumbuhan pendapatan HOKI pada masa depan. 

"Kami optimistis, tahun ini produk DailyMeal akan kembali meraih kinerja positif,” ujar dia dalam siaran pers yang diterima Kontan, Jumat (29/3).


Transformasi bisnis HOKI ke sektor FMCG terus berkembang positif. Hal ini dapat dilihat dari penjualan produk FMCG dengan merek DailyMeal yang meningkat signifikan sepanjang 2023. Penjualan DailyMeal berada di bawah anak usaha HOKI, yaitu PT Hoki Distribusi Niaga (HDN) yang pada 2023 mencatatkan penjualan mencapai Rp 44,29 miliar, meningkat 44% dari penjualan 2022 yang senilai Rp 30,85 miliar.

Baca Juga: Buyung Poetra (HOKI) Memperkuat Jaringan Pengadaan Bahan Baku Beras

Melihat kinerja positif dari produk FMCG yang mampu menunjang performa perusahaan pada tahun 2023, HOKI akan terus melakukan berbagai upaya efisiensi, diversifikasi, dan inovasi demi melanjutkan kinerja positif dan performa perusahaan. Ke depannya HOKI akan terus melakukan inovasi dan pengembangan terhadap produk DailyMeal dengan menambahkan varian lainnya selain yang sudah ada saat ini, yakni beras jagung, beras singkong, dan beras merah.

Selain FMCG, bisnis investasi keuangan HOKI yang dijalankan anak usaha PT Hoki Investasi Sejati (HIS) yang dibentuk pada 2022 juga turut berkontribusi kepada laba bersih perusahaan. Pada 2023, HIS membukukan pendapatan dividen sebesar Rp 2,23 miliar dengan total nilai aset sebesar Rp 271,47 miliar.

Kenaikan penjualan secara signifikan pada tahun 2023 tersebut disertai dengan kenaikan harga bahan baku yang mendongkrak beban pokok penjualan hingga mencapai Rp 1,18 triliun, atau melonjak dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp 831,41 miliar, sehingga perusahaan harus menderita rugi tahun berjalan sebesar Rp3,37 miliar. Namun demikian, HOKI tetap optimis bahwa masa depan bisnis beras adalah di beras khusus yang mendukung kesehatan seperti yang telah dirintis di HDN.

Lebih jauh, HOKI akan semakin mengoptimalkan distribusi produk DailyMeal ke berbagai pasar eceran dan farmasi. Saat ini, produk DailyMeal ini sudah bisa ditemukan di berbagai retail market terdekat seperti Indomart, Alfamidi, Superindo, Hero, Lotte Mart, HariHari, dan sebagainya.

Baca Juga: Pada Tahun Ini, Buyung Poetra (HOKI) Targetkan Penjualan Produk FMCG Tumbuh 10%

Pada 2023, HOKI telah memperbanyak jaringan distribusi di berbagai wilayah di Pulau Jawa. Tidak hanya melalui retail market, penambahan jaringan distribusi DailyMeal juga dilakukan melalui jaringan retail farmasi seperti Kimia Farma dan Century, bahkan juga tersedia di stasiun pengisian bahan-bakar umum Shell.

Seiring perkembangan prospektif dari bisnis FMCG tersebut, pada 2024 HOKI telah menganggarkan belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp 15 miliar. Belanja modal tersebut terutama akan digunakan untuk pengembangan produk FMCG melalui PT HDN seperti pembelian tanah, pembangunan pabrik, dan lainnya. 

Meskipun tahun ini industri beras masih akan penuh tantangan, melihat minat positif konsumen yang makin meningkat terhadap produk DailyMeal Rice HOKI optimis tahun ini akan dapat mencapai pertumbuhan penjualan di atas 10% dibandingkan tahun sebelumnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Herlina Kartika Dewi