KONTAN.CO.ID - BEIJING. Setalah Google menarik diri dari China pada tahun 2010, pemimpin pasar lokal yakni Baidu memonopoli secara de facto dalam bisnis layanan pencarian berbasis internet. Namun, kondisi ini mungkin dalam waktu dekat bakal berubah. Sebabnya, ByeteDance perusahaan rintisan (start-up) asal Beijing mulai unjuk gigi dalam urusan aplikasi. Hal ini dibuktikan lewat peluncuran aplikasi berbagi video pendek yang diberi nama TikTok yang kini sudah mulai banyak dilirik para pengiklan dan tentunya menjadi ancaman terhadap bisnis iklan yang telah menjadi pemicu keuntungan Baidu.
ByteDance, pendiri TikTok berencana luncurkan mesin pencari sendiri
KONTAN.CO.ID - BEIJING. Setalah Google menarik diri dari China pada tahun 2010, pemimpin pasar lokal yakni Baidu memonopoli secara de facto dalam bisnis layanan pencarian berbasis internet. Namun, kondisi ini mungkin dalam waktu dekat bakal berubah. Sebabnya, ByeteDance perusahaan rintisan (start-up) asal Beijing mulai unjuk gigi dalam urusan aplikasi. Hal ini dibuktikan lewat peluncuran aplikasi berbagi video pendek yang diberi nama TikTok yang kini sudah mulai banyak dilirik para pengiklan dan tentunya menjadi ancaman terhadap bisnis iklan yang telah menjadi pemicu keuntungan Baidu.