Cadangan devisa China merosot US$ 15.54 miliar menjadi US$ 3,104 triliun



KONTAN.CO.ID - BEIJING. Cadangan devisa China turun pada bulan Juli 2019. Mengutip data Bank Sentral China, cadangan devisa China tergerus US$ 15,54 miliarĀ  menjadi US$ 3,104 triliun.

Ekonom yang disurvei Reuters memperkirakan cadangan devisa China akan turun US$ 18 miliar menjadi US$ 3,101 triliun. Cadangan devisa turun kemungkinan karena fluktuasi nilai tukar global dan harga obligasi asing yang dipegang China.

Baca Juga: Hong Kong menghadapi krisis terburuk sejak kembali ke China


China telah mampu menjaga aliran modal keluar di bawah kendali selama setahun terakhir meskipun menghadapi perang dagang dengan Amerika Serikat (AS) dan melemahnya pertumbuhan ekonomi dalam negeri.

Namun tekanan dapat meningkat setelah pihak berwenang membiarkan yuan merosot ke posisi terendah 11 tahun pada minggu ini, menyusul ancaman tarif impor baru dari AS mulai 1 September mendatang.

Baca Juga: Diberi label manipulator mata uang, ini dampaknya bagi sebuah negara

Turunnya yuan membuat Pemerintah AS memberi label China sebagai manipulator mata uang. Label ini diberikan untuk pertama kalinya sejak 1994.

Walau secara total turun, nilai cadangan emas China naik menjadi US$ 88,88 miliar di akhir Juli 2019 dari US$ 87,27 miliar di akhir Juni.

Editor: Khomarul Hidayat