Cadangan Devisa Indonesia Diproyeksi Naik pada Akhir 2023



KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Tim Riset Bank Mandiri meyakini, cadangan devisa Indonesia naik sampai akhir tahun 2023. 

Bahkan, Kepala Ekonom Bank Mandiri Andry Asmoro memperkirakan, posisi cadangan devisa pada akhir tahun ini masih mungkin meningkat dari posisi akhir Oktober 2023 yang sebesar US$ 133,1 miliar. 

"Tim riset ekonomi Bank Mandiri memperkirakan posisi cadangan devisa akan berada di kisaran US$ 135 miliar hingga US$ 155 miliar," tutur Andry kepada Kontan.co.id


Baca Juga: Anggaran Tahunan Bank Indonesia 2023 Diyakini Akan Surplus Rp 27,19 Triliun

Andry menambahkan, hal ini seiring dengan upaya yang dilakukan oleh BI dalam menjaga stabilitas di pasar keuangan dan melakukan pendalaman pasar ulang. 

Implementasi aturan devisa hasil ekspor (DHE) dan penerbitan instrumen baru oleh BI juga akan turut menarik dana asing ke pasar domestik. 

Selain itu, BI juga terus melanjutkan kebijakan triple interventions dan operasi twist yang digadang mampu menjaga stabilitas di pasar keuangan, yang bermuara terjaganya nilai tukar rupiah. 

Baca Juga: Pekan Kedua November 2023, Arus Modal Asing Hengkang Rp 1,27 Triliun

Adapun memang pada Oktober 2023 cadangan devisa Indonesia turun lagi 1,33% bila dibandingkan dengan bulan sebelumnya. 

Penurunan cadangan devisa tersebut didorong oleh kebutuhan stabilisasi nilai tukar rupiah, di tengah gejolak global yang masih tak pasti. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Noverius Laoli