KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengatakan, langkah Bank Indonesia (BI) mengurangi intervensi di pasar spot menjadi salah satu faktor yang membantu menjaga posisi cadangan devisa. Untuk diketahui, posisi cadangan devisa Indonesia per September 2026 tercatat sebesar US$ 146,3 miliar, atau setara dengan pembiayaan 5,3 bulan impor atau 5,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Namun menurut David, stabilnya cadangan devisa juga didukung oleh faktor lain, salah satunya surplus perdagangan Indonesia yang belakangan kembali menguat, yakni sebesar US$ 3,55 miliar pada Agustus 2026, dari sebelumnya hanya US$ 121,9 juta pada Juli.
Cadangan Devisa Stabil, Tapi Belum Mampu Memperkuat Rupiah
KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Kepala Ekonom Bank Central Asia (BCA) David Sumual mengatakan, langkah Bank Indonesia (BI) mengurangi intervensi di pasar spot menjadi salah satu faktor yang membantu menjaga posisi cadangan devisa. Untuk diketahui, posisi cadangan devisa Indonesia per September 2026 tercatat sebesar US$ 146,3 miliar, atau setara dengan pembiayaan 5,3 bulan impor atau 5,2 bulan impor dan pembayaran utang luar negeri pemerintah. Namun menurut David, stabilnya cadangan devisa juga didukung oleh faktor lain, salah satunya surplus perdagangan Indonesia yang belakangan kembali menguat, yakni sebesar US$ 3,55 miliar pada Agustus 2026, dari sebelumnya hanya US$ 121,9 juta pada Juli.