KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia mencatatkan potensi komoditas emas yang cukup melimpah dengan total cadangan mencapai 3.600 ton. Kendati memiliki persediaan yang besar di dalam bumi, realisasi produksi emas nasional sepanjang paruh pertama tahun ini masih terbilang sangat mini dan diwarnai oleh indikasi adanya kebocoran penjualan ilegal di lapangan. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM, Tri Winarno mengungkapkan, rata-rata produksi emas Indonesia sejatinya berada di kisaran 100 ton per tahun. Namun, pencapaian produksi dalam beberapa periode terakhir cenderung mengalami penurunan dibandingkan dengan kapasitas riil yang dimiliki oleh negara. "Ya betul bahwa emas kita memiliki cadangan kira-kira 3,6 ribu ton untuk Indonesia. Untuk cadangan emasnya 3,6 ribu ton. Terus kemudian kita produksi itu rata-rata di angka 100 ton per tahun. Tapi untuk tahun kemarin memang hanya 76 ton," ujarnya dalam acara MINDialogue di Jakarta, Rabu (12/8/2026).
Cadangan Emas Capai 3.600 Ton, Produksi Semester I-2026 Baru Tembus 17 Ton
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Indonesia mencatatkan potensi komoditas emas yang cukup melimpah dengan total cadangan mencapai 3.600 ton. Kendati memiliki persediaan yang besar di dalam bumi, realisasi produksi emas nasional sepanjang paruh pertama tahun ini masih terbilang sangat mini dan diwarnai oleh indikasi adanya kebocoran penjualan ilegal di lapangan. Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Dirjen Minerba) Kementerian ESDM, Tri Winarno mengungkapkan, rata-rata produksi emas Indonesia sejatinya berada di kisaran 100 ton per tahun. Namun, pencapaian produksi dalam beberapa periode terakhir cenderung mengalami penurunan dibandingkan dengan kapasitas riil yang dimiliki oleh negara. "Ya betul bahwa emas kita memiliki cadangan kira-kira 3,6 ribu ton untuk Indonesia. Untuk cadangan emasnya 3,6 ribu ton. Terus kemudian kita produksi itu rata-rata di angka 100 ton per tahun. Tapi untuk tahun kemarin memang hanya 76 ton," ujarnya dalam acara MINDialogue di Jakarta, Rabu (12/8/2026).
TAG: