Campuran lokal dan global mempengaruhi IHSG



JAKARTA. Sehari menjelang Pilkada serentak, pada Selasa (14/2), Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup turun 0,53% ke 5.380,67.Pada hari ini (16/2), sentimen negatif Pilkada mulai mereda, lantaran pesta demokrasi lima tahunan yang berlangsung kemarin bisa berjalan relatif lancar dan damai.

Namun, IHSG masih menghadapi ketidakpastian dari pasar global, termasuk wacana kenaikan suku bunga The Fed. Melihat sentimen negatif global, analis Binaartha Parama Sekuritas Reza Priyambada memprediksi, IHSG pada hari ini masih dalam tren bearish dengan rentang support 5.364-5.347 dan resistance 5.403-5.425.

Tapi secara garis besar, Reza melihat IHSG masih dalam tren menanjak dengan potensi profit taking. Sementara, analis Asjaya Indosurya William Surya Wijaya mengatakan, IHSG pada hari ini akan mempertahankan support level yang mulai beranjak naik.


Rilis data perekonomian Indonesia dan BI rate yang akan diumumkan hari ini juga berpotensi mengangkat indeks saham, termasuk saham di sektor finansial. "Terutama saham perbankan, disertai beberapa saham sektor lain seperti konstruksi, ungkap William.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Barratut Taqiyyah Rafie