Canggih, sistem tempur terbaru Rusia bisa deteksi dan lawan drone kelas mikroskopis



KONTAN.CO.ID - KUBINKA. Sistem pertempuran terbaru pesawat tak berawak buatan Avtomatika, anak usaha Rostec milik negara Rusia, mampu melawan drone kelas "mikroskopis".

"UAV (pesawat nirawak) jenis ini (mikroskopis) dilengkapi dengan modem radiasi rendah. Tetapi, radar dan pengintaian teknis kami dapat mengidentifikasi mereka dengan cukup baik," kata CEO Avtomatika Vladimir Kabanov kepada kantor berita TASS, Rabu (26/8).

Avtomatika pun terus meningkatkan teknologi sistem udara kontra-pesawat tak berawak (C-UAS). "Kami terus maju dengan meningkatkan jarak, di mana UAV dapat diidentifikasi dan berbagai tindakan balasan terhadap mereka," ujarnya di sela-sela forum militer Army-2020 di Kubinka, Moskow.


Baca Juga: Rezonans-NE, radar Iran buatan Rusia lacak jet tempur siluman F-35 milik AS

Beberapa tahun terakhir, pengembangan UAV miniatur seukuran telapak tangan manusia semakin gencar. Drone ini sangat sulit dideteksi. Kebanyakan C-UAS tidak berdaya melawannya.

Tapi, "Sistem seperti Kupol, Bastion-Avtomatika, dan Rubezh-Avtomatika, dengan sangat baik mengatasi tugas mendeteksi dan melawan serangan simultan dari banyak drone dari berbagai arah dan ketinggian, yaitu segerombolan drone," tegas Kabanov.

Sekawanan drone semakin menjadi ancaman serius. Drone yang secara bersamaan menyerang dari berbagai arah dan ketinggian mampu menembus sebagian besar sistem penekan radio yang ada dan mencapai target.

Baca Juga: Debut di Army-2020, ini dua rudal berpemandu buatan Kalashnikov

Editor: S.S. Kurniawan