KONTAN.CO.ID - HP Android yang sudah tidak mendapatkan pembaruan sistem operasi masih bisa memperpanjang masa pakainya dengan memasang
custom ROM. Salah satu pilihan yang bisa digunakan adalah LineageOS 24. Custom ROM tersebut berbasis Android 17 dan dikembangkan untuk berbagai
smartphone. Perlu diingat, memasang
custom ROM berbeda dengan melakukan
update software biasa.
Sistem operasi bawaan HP akan diganti sehingga pengguna perlu melakukan beberapa persiapan terlebih dahulu.
Baca Juga: Baterai iPhone Cepat Habis di iOS 27, Ini Fitur yang Perlu Dimatikan Apa Itu Custom ROM?
Custom ROM adalah merupakan sistem operasi Android yang dikembangkan oleh pihak ketiga, bukan oleh produsen HP. Salah satu
custom ROM yang populer adalah LineageOS. Mengutip
Gizmochina, sistem ini dirancang untuk memberikan pembaruan Android dan keamanan pada perangkat yang masa dukungan resminya sudah berakhir. LineageOS juga dikenal memiliki tampilan yang relatif bersih karena tidak membawa banyak aplikasi bawaan, iklan, atau layanan tambahan dari produsen HP.
Baca Juga: Kenapa Baterai iPhone Berhenti di 80%? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya Cara Pasang Android 17 dengan LineageOS
Sebelum memasang Android 17, hal pertama yang harus dilakukan adalah memastikan HP yang digunakan memang mendukung LineageOS 24. Pastikan nama model dan
codename HP benar-benar sama dengan yang tercantum pada daftar perangkat LineageOS. Setelah memastikan HP kompatibel dan seluruh data sudah dicadangkan, proses instalasi dapat dimulai. 1. Buka
Bootloader HP Cara membuka
bootloader berbeda-beda pada setiap merek dan model HP. Karena itu, gunakan panduan khusus yang tersedia di halaman perangkat LineageOS. Proses membuka
bootloader biasanya akan menghapus data yang tersimpan di HP. Pada beberapa perangkat, membuka
bootloader juga dapat memengaruhi garansi atau membuat fitur keamanan tertentu tidak lagi berfungsi seperti sebelumnya.
Baca Juga: Cara Mengatur Notifikasi iPhone di iOS 27 agar Tidak Mengganggu 2. Siapkan File LineageOS Unduh file LineageOS yang sesuai dengan model dan
codename HP. Jangan menggunakan file untuk perangkat lain meskipun namanya terlihat serupa. Beberapa
smartphone memiliki sejumlah varian dengan prosesor dan perangkat keras yang berbeda. Selain file sistem, perangkat tertentu mungkin membutuhkan
firmware atau
recovery khusus. Seluruh kebutuhan tersebut biasanya sudah dicantumkan dalam panduan instalasi LineageOS untuk perangkat terkait. 3. Instal LineageOS 24 Setelah
bootloader terbuka dan seluruh file yang dibutuhkan tersedia, instal LineageOS sesuai panduan untuk perangkat tersebut. LineageOS kini menyediakan
Lineage Flash Tools berbasis browser untuk mempermudah proses instalasi pada perangkat yang kompatibel. Tool tersebut dapat membantu menjalankan sejumlah perintah yang sebelumnya harus dilakukan secara manual menggunakan ADB atau Fastboot. Anda cukup menggunakan browser berbasis Chromium, seperti Google Chrome atau Microsoft Edge, kemudian menghubungkan HP ke komputer menggunakan kabel USB.
Baca Juga: MacBook Pro Layar Sentuh Rilis Bulan Oktober Ini, Pakai OLED dan Dynamic Island 4. Pasang Google Play Store Jika Perlu LineageOS tidak menyertakan layanan Google secara default. Jika ingin menggunakan Google Play Store, Gmail, Google Maps, dan aplikasi Google lainnya, pengguna perlu memasang paket Google tambahan yang kompatibel. Salah satu pilihan yang umum digunakan adalah MindTheGapps. 5. Restart HP Setelah seluruh proses instalasi selesai, lakukan
restart pada HP.
Boot pertama setelah memasang
custom ROM mungkin membutuhkan waktu lebih lama dibandingkan biasanya. Jika berhasil, perangkat akan masuk ke sistem LineageOS dan pengguna dapat menyelesaikan proses pengaturan awal.
Baca Juga: 5 Fitur iPhone 18 Pro yang Wajib Dicoba untuk Anda yang Sudah Pre-Order Cek Berita dan Artikel yang lain di
Google News