MOMSMONEY.ID - Anggrek merupakan tanaman hias yang paling banyak disukai karena perawatannya yang mudah. Ada beberapa cara menanam anggrek, salah satunya di air. Ya, Anda dapat menanam anggrek di air dengan mudah. Lalu, bagaimana cara menanam anggrek di air? Menanam anggrek di air tidak hanya memberi Anda salah satu tampilan paling berani dari tanaman hias berbunga populer ini tetapi juga mudah, terjangkau, dan cocok untuk tukang kebun yang sibuk.
Selalu gunakan air suling atau air saring untuk menanam anggrek. Air keran sering kali mengandung bahan kimia dan mineral seperti klorin dan fluorida yang lama kelamaan dapat merusak akar tanaman yang masih lunak. Isi sekitar dua pertiga wadah Anda dengan air bersuhu ruangan, dan ingatlah untuk menggantinya setiap 4-5 hari. 4. Persiapkan Anggrek Karena hampir 70% anggrek bersifat epifit, Anda akan dengan mudah menemukan anggrek muda yang sehat dan memiliki akar udara, cocok untuk budidaya air. Bilas akarnya dari semua kotoran dan tanah dengan air hangat, dan potong akar yang tua, mati, atau lembek dengan gunting yang sudah disterilkan, hanya menyisakan akar yang masih segar dan baru. Baca Juga: Pemula Wajib Simak 5 Hal Dibutuhkan Tanaman untuk Tumbuh Subur dan Segar 5. Posisikan Anggrek di Dalam Air Akhirnya, saatnya untuk mencapai kesepakatan! Tempatkan anggrek dengan hati-hati di dalam wadahnya, pastikan akarnya terendam seluruhnya. Namun pangkal atau tajuk tempat bertemunya daun dan batang harus selalu berada di atas air. Jika ada masalah dalam penempatannya, gunakan kerikil lucu untuk menambatkan anggrek pada tempatnya dan jaga agar tetap tegak. Tips Merawat Anggrek di Air 6. Berikan Penerangan Ingatlah bahwa anggrek yang tumbuh di air membutuhkan sinar matahari yang cukup untuk berfotosintesis, namun dedaunan halusnya juga tidak boleh terbakar. Jadi pastikan tempat peristirahatannya mendapat sinar matahari yang tersaring atau belang-belang, seperti tempat di dekat jendela yang menghadap ke barat atau selatan, tetapi agak jauh jika terkena sinar matahari langsung sepanjang hari. 7. Pemantauan Air Wadah anggrek Anda dapat menumbuhkan alga dan bakteri, sehingga mengurangi oksigen dan menyebabkan infeksi. Bersihkan wadah secara menyeluruh dan teratur serta pastikan penggantian air secara teratur untuk menghindari hal ini. Baca Juga: Cara Menjaga Tanaman Hias Tetap Bahagia dan Subur saat Cuaca Berubah Jika terdapat terlalu banyak alga, encerkan setetes larutan hidrogen peroksida ke dalam air tawar untuk membantu mengendalikannya. 8. Beri Pupuk Terbaik Pemupukan tidak sering diperlukan saat menanam anggrek di air, karena anggrek dapat tumbuh dengan baik tanpa terlalu banyak gangguan. Kadang-kadang, penggunaan rumput laut dapat membantu pertumbuhan bunga yang lebih baik, mengurangi stres, dan menunda hilangnya bunga. Pupuk seimbang dan larut dalam air untuk tanaman apa pun yang tumbuh di air. Tambahkan sejumput ke dalam stoples setiap kali penggantian air keempat atau kelima. Penggunaan yang berlebihan dapat mengakibatkan bunga berubah bentuk, akar lemah, dan reaksi tidak diinginkan lainnya, seperti kematian tanaman. Jadi gunakanlah dengan hemat! 9.Pangkas dan Ganti Toples