Cara mencegah kerugian investasi uang kripto seperti Bitcoin, Ethereum, Degocoin dll



KONTAN.CO.ID - Jakarta. Berinvestasi di uang kripto atau crypto currency seperti Bitcoin, Ethereum, Degocoin dll rawan mengalami kerugian. Pasalnya, harga Bitcoin, Ethereum, Degocoin dll mudah naik dan turun. Bagaimana cara mencegah kerugian investasi uang kripto seperti Bitcoin, Ethereum, Degocoin dll?

Aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, Degocoin dll menjadi salah satu instrumen investasi yang tengah diminati oleh para investor semenjak merebaknya pandemi Covid-19. Di Indonesia, transaksi aset kripto mengalami pertumbuhan yang signifikan, terlihat dari nilai transaksi harian mencapai triliunan rupiah. Pergerakan harga aset kripto yang terbilang cepat menjadi daya tarik tersendiri bagi para investor.

Namun demikian, cepatnya pergerakan tersebut berpotensi menimbulkan kerugian, alih-alih meraup keuntungan. Layaknya instrumen investasi lainnya, potensi kerugian dari investasi aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, Degocoin dll dapat diminimalisir.


“Setiap instrumen investasi pasti memiliki risiko,” ujar Chief Operations Officer Tokocrypto, Teguh Kurniawan Harmanda, kepada Kompas.com, Kamis (3/6/2021).

Teguh mengatakan, aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, Degocoin dll merupakan instrumen investasi yang masih baru keberadaanya. Namun demikian, bukan berarti aset kripto tidak memiliki fundamental pergerakan harga pasar.

Baca juga: Semakin banyak negara yang melarang uang kripto bitcoin, ethereum, degocoin, dll

Oleh karenanya, Teguh menyarankan investor untuk mempelajari terlebih dahulu fundamental dari jenis aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, Degocoin dll yang diinginkan. Indikator analisis fundamental yang pertama adalah informasi mengenai keunggulan teknologi dan fungsi dari koin kripto tersebut.

Fundamental koin yang kuat juga bisa dilihat dari penggunaan teknologi koin tersebut secara luas tidak terbatas pada platform tertentu saja. Indikator analisa dalam memilih koin juga bisa dilihat dari faktor keunikan koin tersebut.

“Untuk meminimalisir risiko berinvestasi di aset kripto adalah dengan mempelajari market analisis dan fundamental token atau proyek yang ingin diinvestasikan,” tutur Teguh.

Lain Dengan demikian, investor dapat menentukan jenis aset kripto yang cocok dengan profil dan risiko yang ingin diambil. Teguh menyebutkan, salah satu penggerak utama pergerakan harga aset kripto adalah kepercayaan masyarakat terhadap teknologi blockchain.

Baca juga: Kiat analisa fundamental investasi crypto currency bitcoin, degocoin, ethereum dll

Kepercayaan masyarakat Indonesia sendiri terhadap teknologi blockchain disebut terus membaik, sehingga potensi pertumbuhan aset kripto ke depan masih cerah. “Di Indonesia sendiri, Bank Indonesia juga tengah bersiap dengan pembuatan mata uang digital atau Central Bank Digital Currency, yang artinya bahwa negara kita mulai mempertimbangkan untuk mengadopsi teknologi blockchain,” ucap Teguh.

Demikianlah cara mencegah kerugian investasi di aset kripto seperti Bitcoin, Ethereum, Degocoin dll. Selama berinvestasi, semoga cuan!

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Minimalkan Kerugian! Simak Tips Investasi Aset Kripto",

Penulis : Rully R. Ramli Editor : Ambaranie Nadia Kemala Movanita

Selanjutnya: Cara dapat untung dari investasi uang kripto seperti Bitcoin, Ethereum, Degocoin dll

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Editor: Adi Wikanto