JAKARTA. Margin suku bunga perbankan di Indonesia yang masih saja tinggi membuat Bank Indonesia (BI) berencana membuat benchmark Net Interest Margin (NIM). Nantinya, BI akan memberikan insentif untuk bank-bank yang melakukan penurunan NIM. Belum ketahuan bagaimana persisnya aturan baru itu, Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI) Gatot M. Suwondo memiliki saran jitu untuk menurunkan NIM perbankan. "Kalau mau menurunkan bunga pinjaman gampang. Bunga deposito suruh turun," katanya, Selasa, (2/4). Gatot berpendapat, seharusnya BI mengatur bank-bank untuk tidak memberi bunga deposito tidak boleh lebih dari sekian persen. Lalu, bank juga tidak boleh memberi gimmick hadiah bagi nasabah. Namun, diakuinya bila hal tersebut dilakukan dapat berpengaruh terhadap pelarian modal. "Berani enggak seperti itu," ujar Gatot.
Cara turunkan bunga bank menurut BNI
JAKARTA. Margin suku bunga perbankan di Indonesia yang masih saja tinggi membuat Bank Indonesia (BI) berencana membuat benchmark Net Interest Margin (NIM). Nantinya, BI akan memberikan insentif untuk bank-bank yang melakukan penurunan NIM. Belum ketahuan bagaimana persisnya aturan baru itu, Direktur Utama PT Bank Negara Indonesia Tbk. (BBNI) Gatot M. Suwondo memiliki saran jitu untuk menurunkan NIM perbankan. "Kalau mau menurunkan bunga pinjaman gampang. Bunga deposito suruh turun," katanya, Selasa, (2/4). Gatot berpendapat, seharusnya BI mengatur bank-bank untuk tidak memberi bunga deposito tidak boleh lebih dari sekian persen. Lalu, bank juga tidak boleh memberi gimmick hadiah bagi nasabah. Namun, diakuinya bila hal tersebut dilakukan dapat berpengaruh terhadap pelarian modal. "Berani enggak seperti itu," ujar Gatot.